Maskapai Global Batalkan Penerbangan ke Timur Tengah Menyusul Serangan AS-Israel ke Iran

Minggu, 01 Mar 2026, 14:22 WIB

JAKARTA - Maskapai global membatalkan atau menangguhkan penerbangan dengan destinasi Timur Tengah, menyusul serangan udara Amerika Serikat dan Israel ke Iran

Garuda Indonesia menangguhkan sementara penerbangan ke dan dari Doha "sampai pemberitahuan lebih lanjut", kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan. 

Ket. Foto: Maskapai global membatalkan atau menangguhkan penerbangan ke Timur Tengah, menyusul serangan udara Amerika Serikat dan Israel ke Iran — Sumber: Businessline

"Garuda Indonesia terus aktif berkoordinasi dengan otoritas penerbangan dan pemangku kepentingan terkait untuk memantau perkembangan situasi," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, Minggu (1/3).

Garuda menyatakan rute internasional lainnya milik maskapai tersebut terus beroperasi normal. Mereka tidak "melintasi wilayah udara mana pun yang terdampak oleh konflik tersebut".

Maskapai lain, termasuk Air France, Air India, Turkish Airlines, Norwegian, Air Algerie, dan Lufthansa juga telah mengumumkan pembatalan penerbangan secara besar-besaran.

Otoritas transportasi udara Russia, Rosaviatsia, mengatakan pihaknya membatalkan semua penerbangan komersial ke Israel dan Iran menyusul serangan tersebut "sampai pemberitahuan lebih lanjut".

Air India menangguhkan penerbangan ke semua destinasi di Timur Tengah.

"Mengingat perkembangan situasi di beberapa bagian Timur Tengah, semua penerbangan Air India ke semua tujuan di Timur Tengah telah ditangguhkan," kata maskapai tersebut dalam sebuah pernyataan yang diposting di X.

Turkish Airlines pada hari Sabtu menangguhkan penerbangan ke 10 negara Timur Tengah.

"Penerbangan ke Lebanon, Suriah, Irak, Iran, dan Yordania telah dibatalkan hingga 2 Maret," kata juru bicara Yahya Ustun, sementara penerbangan ke Qatar, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Oman hanya ditangguhkan untuk hari itu.

Air France membatalkan penerbangan ke Tel Aviv dan Beirut, dan menyatakan akan memberikan informasi terbaru tentang jadwalnya nanti.

British Airways mengatakan tidak akan terbang ke Tel Aviv dan Bahrain hingga 4 Maret dan telah membatalkan penerbangan ke ibu kota Yordania pada hari Sabtu.

Lufthansa mengumumkan telah membatalkan penerbangan ke dan dari Tel Aviv, Beirut, Amman, Erbil, dan Teheran hingga 7 Maret.

Grup maskapai penerbangan Jerman itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka dan anak perusahaannya juga menangguhkan penerbangan ke dan dari Dubai dan Abu Dhabi hingga hari Minggu.

  • Pemkab Bekasi

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.