Bukan Sekadar Tambal Sulam, Perlu Inovasi Aspal Baru Agar Jalan Tak Mudah Rusak

Sabtu, 28 Feb 2026, 13:55 WIB

JAKARTA - Penanganan jalan rusak akibat hujan ekstrem di Ibu Kota dinilai harus dilakukan melalui strategi jangka pendek dan jangka panjang secara bersamaan. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur secara berkelanjutan.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ali Muhammad Johan, mengatakan langkah darurat tetap diperlukan meski perbaikan permanen dilakukan secara bertahap. Ia menekankan, respons cepat menjadi kunci mencegah risiko kecelakaan di tengah cuaca ekstrem.

Ket. Foto: Penanganan jalan rusak akibat hujan ekstrem di Ibu Kota dinilai harus dilakukan melalui strategi jangka pendek dan jangka panjang secara bersamaan. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur secara berkelanjutan. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Ali mengapresiasi peran serta masyarakat yang secara swadaya menandai titik-titik jalan rusak. Penandaan tersebut dinilai membantu pengguna jalan agar lebih waspada, terutama pada lokasi dengan lubang cukup dalam.

"Terutama untuk mengingatkan pengguna jalan agar lebih waspada," ujar Ali, Kamis (26/2).

Ia menegaskan, langkah swadaya tersebut bersifat sementara dan tidak menggantikan tanggung jawab pemerintah daerah. Penanganan permanen tetap harus dilakukan oleh instansi terkait sesuai standar teknis keselamatan jalan.

Karena itu, DPRD meminta perangkat daerah yang membidangi infrastruktur untuk memastikan penanganan dilakukan berdasarkan skala prioritas. Titik-titik dengan tingkat kerusakan berat dan lalu lintas tinggi harus menjadi fokus utama.

"Penandaan itu hanya langkah darurat. Penanganan tetap harus dilakukan oleh pemerintah agar lebih aman dan berkelanjutan," jelasnya.

Untuk jangka panjang, Komisi D mulai membuka ruang diskusi terkait peningkatan kualitas material aspal yang digunakan di Jakarta. Evaluasi ini dinilai penting mengingat intensitas curah hujan tinggi dan beban kendaraan yang terus meningkat setiap tahun.

Menurut Ali, inovasi material menjadi salah satu opsi agar jalan lebih tahan terhadap genangan air dan perubahan suhu ekstrem. Penggunaan teknologi konstruksi yang lebih adaptif diharapkan mampu memperpanjang usia pakai jalan.

"Kemungkinan peningkatan kualitas aspal agar lebih tahan terhadap kondisi ekstrem," ungkapnya.

Ia menambahkan, kajian teknis perlu melibatkan Dinas Bina Marga bersama badan usaha milik daerah (BUMD) sektor konstruksi. Kerja sama tersebut diharapkan menghasilkan formulasi material yang lebih kuat dan efisien dari sisi anggaran.

Ali menegaskan, inovasi infrastruktur harus dibarengi perhitungan biaya yang matang agar tidak membebani keuangan daerah. Menurutnya, kualitas jalan yang baik bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal keselamatan publik dan efisiensi mobilitas warga Jakarta.

"Kerja sama tentu perlu kajian dan perhitungan anggaran," pungkas Ali.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.