Gubernur Pramono: Transportasi Jakarta Bakal Gratis Saat Lebaran 2026 Biar Gak Macet

Jumat, 27 Feb 2026, 18:15 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menggratiskan seluruh layanan transportasi umum pada perayaan Idul Fitri 2026 sebagai bagian dari kebijakan menjaga mobilitas warga sekaligus stabilitas ekonomi Ibu Kota. Layanan yang digratiskan meliputi MRT Jakarta, LRT Jakarta, Transjakarta, hingga angkutan terintegrasi JakLingko yang selama ini menjadi tulang punggung pergerakan masyarakat.

Kebijakan tersebut diumumkan Pramono saat membuka Jakarta Ramadhan Festival di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026). Ia menegaskan langkah ini diambil agar masyarakat tetap beraktivitas dan merayakan Lebaran di Jakarta tanpa terbebani biaya transportasi.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menggratiskan seluruh layanan transportasi umum pada perayaan Idul Fitri 2026 sebagai bagian dari kebijakan menjaga mobilitas warga sekaligus stabilitas ekonomi Ibu Kota. Layanan yang digratiskan meliputi MRT Jakarta, LRT Jakarta, Transjakarta, hingga angkutan terintegrasi JakLingko. — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

"Pada saat Idul Fitri nanti kami akan menggratiskan transportasi yang ada di Jakarta," ujar Pramono.

Menurut dia, penggratisan transportasi umum diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan yang kerap terjadi saat mobilitas meningkat selama libur Lebaran. Pemerintah daerah ingin mendorong warga beralih ke moda transportasi massal ketimbang menggunakan kendaraan pribadi.

"Kami melakukan ini untuk menarik minat masyarakat bahwa daripada macet-macet atau belanja-belanja ke luar negeri dan sebagainya, lebih baik tetap tinggal di Jakarta," lanjutnya.

Selain transportasi gratis, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan insentif pajak bagi sektor perhotelan dan pusat perbelanjaan agar dapat memberikan potongan harga besar selama periode Lebaran 2026. Skema ini diharapkan menjaga tingkat hunian hotel dan kunjungan masyarakat ke pusat belanja tetap stabil meski sebagian warga memilih mudik ke luar kota.

Puncak rangkaian program Lebaran di Jakarta direncanakan berlangsung mulai 31 Maret 2026 dengan berbagai agenda hiburan kota, termasuk festival cahaya dan kegiatan tematik bertajuk "Mudik ke Jakarta". Pemerintah berharap rangkaian acara tersebut dapat menjadi daya tarik tambahan sehingga Jakarta tetap hidup dan produktif selama masa libur panjang.

Kebijakan ini sekaligus menjadi tantangan bagi operator transportasi dalam menjaga kualitas layanan selama periode gratis. Penambahan armada, pengaturan jadwal, serta pengawasan di lapangan menjadi kunci agar lonjakan penumpang tetap terkendali dan tidak menimbulkan kepadatan berlebih di stasiun maupun halte.

Dengan kombinasi transportasi gratis dan stimulus sektor usaha, Pemprov DKI Jakarta menargetkan terciptanya Lebaran yang lancar, aman, serta berdampak positif bagi ekonomi kota. Pemerintah daerah berharap kebijakan ini mampu menghadirkan perayaan yang inklusif tanpa mengorbankan kenyamanan mobilitas masyarakat.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.