Der Klassiker Penentu: Dortmund Wajib Atasi Bayern Demi Jaga Asa Juara
Jumat, 27 Feb 2026, 09:00 WIBBERLIN â Borussia Dortmund kian kehabisan peluang untuk menyelamatkan musim mereka. Laga Bundesliga melawan pemuncak klasemen Bayern Munich, Sabtu (28/2) menjadi kesempatan terakhir untuk memangkas jarak dan tetap berada dalam perburuan gelar.
Tim asuhan Niko Kovac baru saja terpukul usai tersingkir dramatis dari Liga Champions. Kekalahan 1-4 di markas Atalanta membuat mereka kalah agregat 3-4, dengan wakil Italia itu memastikan tiket lewat penalti pada masa injury time. Dortmund sebelumnya juga sudah tersingkir dari Piala Jerman.
Kini, Bundesliga menjadi satu-satunya panggung realistis untuk menjaga asa. Dortmund menempati peringkat kedua dengan 52 poin, terpaut delapan angka dari Bayern dengan 11 laga tersisa. Klub Lembah Ruhr itu belum terkalahkan di liga sepanjang tahun ini, dengan satu-satunya kekalahan musim ini datang dari Bayern pada Oktober lalu.
Menariknya, produktivitas Dortmund musim ini menjadi yang terbaik sejak terakhir kali mereka menjuarai Bundesliga pada 2012 di bawah arahan Juergen Klopp. Saat itu, mereka juga mengoleksi 52 poin dari 23 pertandingan. Selain itu, posisi empat besar hampir pasti digenggam, mengingat mereka unggul 11 poin atas peringkat kelima, RB Leipzig.
Dukungan 80.000 penonton di Signal Iduna Park akhir pekan nanti diharapkan mampu menyuntikkan drama baru dalam perburuan gelar sekaligus menjadi momen kebangkitan setelah luka Eropa.
âKami tentu tidak punya banyak waktu (sebelum laga Bayern),â ujar kiper Dortmund, Gregor Kobel, yang tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting saat melawan Atalanta.
âSekarang kami harus bangkit, melangkah maju, dan hadir untuk tim. Apa yang terjadi sudah terjadi. Kami harus cepat menyatu lagi sebagai tim, siap untuk akhir pekan, dan memberikan perlawanan luar biasa melawan Bayern di kandang.â
Namun Bayern datang dengan kondisi lebih segar. Mereka tak perlu menjalani playoff Liga Champions karena lolos langsung sebagai delapan besar fase liga. Performa Die Roten pun kembali stabil setelah sempat goyah di awal tahun. Tiga kemenangan beruntun di Bundesliga dengan torehan 11 gol menjadi bukti kebangkitan sang pemuncak klasemen.
Di lini depan, Harry Kane tengah berada dalam performa terbaiknya. Dua golnya pekan lalu ke gawang Eintracht Frankfurt membuat total koleksi golnya di liga musim ini mencapai 28. Striker Inggris itu kini berada di jalur untuk menantang rekor 41 gol semusim Bundesliga milik Robert Lewandowski.
Pertemuan akhir pekan ini bukan sekadar Der Klassiker biasa. Bagi Dortmund, ini adalah kesempatan terakhir untuk menjaga mimpi. Bagi Bayern, kemenangan akan semakin mendekatkan mereka pada takhta Bundesliga.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Neuer Cedera Lagi, Bayern Cemas Jelang Final Piala Jerman
-
Bandara Lombok Telah Melayani Keberangkatan 5.862 Calon Haji di NTB
-
Asus Perkenalkan Asus ExpertBook Ultra, Laptop AI Premium untuk Profesional Modern
-
Melon Hidroponik Jadi Andalan Baru Desa Wisata di Purbalingga
-
Peringati Hari Lansia, MRT Jakarta Libatkan Lansia Jadi Petugas Stasiun
-
Rupiah Hari Ini Tersungkur, Pasar Panik Usai Serangan AS ke Iran
-
Diburu Madrid dan Bayern, Josko Gvardiol Dipagari Kontrak Baru oleh Manchester City
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.