Warga Luar Jakarta Boleh Ikut Mudik Gratis DKI

Kamis, 26 Feb 2026, 01:10 WIB

JAKARTA – Para pemegang KTP non-Jakarta boleh mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jakarta. Pemprov Jakarta sudah membuka kesempatan ikut mudik gratis bagi warga luar Jakarta sejak 22 Februari.

“Program mudik gratis memang diprioritaskan untu pemegang KTP Jakarta. Tapi, kami tidak menutup kemungkinan jika memang ada masyarakat yang memiliki KTP non-Jakarta. Mereka tetap kami layani,” kata Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Jakarta, Emanuel Kristanto, Rabu (25/2).

Ket. Foto: Verifikasi Mudik Gratis -- Petugas memverifikasi data warga calon peserta mudik gratis lebaran pada hari pertama di Sudin Perhubungan Jakarta Barat, Jakarta, Rabu (25/2). Pemprov Jakarta membuka layanan mudik gratis untuk warga ke 20 kota dengan total 26.500 kuota menggunakan 661 bus. — Sumber: ANTARA/Muhammad Iqbal

Pendaftaran dilakukan secara daring di laman mudikgratis.jakarta.go.id, dengan melampirkan KTP dan KK. Satu KK hanya bisa mendaftarkan untuk empat peserta. Pendaftaran dan verifikasi dibagi menjadi tiga kluster berdasarkan tujuan. Ini untuk menghindari kepadatan seperti yang terjadi tahun-tahun sebelumnya.

Kluster pertama untuk tujuan Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap. Pendaftaran kluster ini dibuka 22-24 Februari. Sedangkan waktu verifikasi 25-27 Februari. Kemudian kluster kedua bertujuan Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan. Pendaftaran kluster ini 25-27 Februari. Verifikasinya 28 Februari-2 Maret.

Kluster ketiga, tujuan Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo. Pendaftaran kluster ini 28 Februari-2 Maret. Verifikasinya 3-5 Maret. “Untuk pemberangkatan dipusatkan di Monas tanggal 17 Maret,” jelas Emanuel. Lalu pemberangkatan sepeda motor dipusatkan di Terminal Pulogadung 16 Maret.

Tahun ini, Pemprov Jakarta menyediakan 366 bus untuk arus mudik. Tahun lalu hanya tersedia 293 bus. Sedangkan untuk arus balik, disediakan 295 bus dari 20 daerah tujuan dengan kuota 11.800 penumpang. Melalui Program Mudik Gratis, tambah dia, Pemprov Jakarta ingin menyediakan sarana angkutan umum yang aman dan nyaman. Selain itu, juga untuk memecah kepadatan lalu lintas selama masa arus lebaran.

Pemprov Jakarta memberlakukan proses verifikasi ulang tiket mudik gratis saat hari keberangkatan untuk memastikan peserta terdaftar yang berangkat dan tiket tidak dipindahtangankan. “Kami akan lakukan proses verifikasi ulang saat hari H di lokasi,” tambah Emanuel.

Emanuel menegaskan tiket mudik gratis tak boleh dipindahtangankan atau dijual kepada orang lain. “Kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memastikan pihak-pihak yang layak menerima program,” jelasnya.

Lalu untuk memastikan keamanan pemudik, Dihub Jakarta bekerja sama dengan polisi, TNI, pemangku kebijakan atau pihak yang terkait.

Pemudik yang akan membawa sepeda motor, perlu melampirkan STNK. “Untuk arus balik, sepeda motor dilaksanakan 25 Maret di masing-masing terminal tujuan di 20 kota. Untuk penumpang diberangkatkan pada tanggal 20 Maret,” tambahnya.

KAI

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat masih ada 103.000 kursi untuk mudik periode 11–20 Maret keberangkatan dari Jakarta. Hingga kini 532.000 tiket telah terjual untuk keberangkatan 11 Maret hingga 1 April dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen.

“Kami mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan tiket yang masih tersedia. Jangan menunggu mendekati hari keberangkatan karena penjualan terus bergerak,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.

KAI Jakarta mengoperasikan sebanyak 86 perjalanan jarak jauh tiap hari selama masa angkutan lebaran. Ini terdiri dari 68 KA reguler, 12 tambahan dari Stasiun Gambir dan 6 KA tambahan dari Stasiun Pasar Senen. Tercatat, kereta favorit keberangkatan Stasiun Gambir antara lain Argo Semeru, Bima, Gunungjati, Batavia, Cakrabuana, dan Pandalungan.

Adapun tujuan favorit mudik adalah Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Jember dan Purwokerto. Franoto menyampaikan, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial yang berlaku 14-29 Maret. Tujuannya, membantu masyarakat memperoleh moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau selama masa lebaran.

  • Mudik Gratis DKI

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.