• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Cara Bijak Memilih Menu un...

Cara Bijak Memilih Menu untuk Berbuka

Kamis, 26 Feb 2026, 06:23 WIB

JAKARTA – Ada begitu banyak tawaran takjil dari para pedagang, Namun, masyarakat diminta untuk tetap memperhatikan prinsip gizi seimbang dalam memilih menu berbuka puasa.

Ketua Tim Kerja Gizi Direktorat Pelayanan Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan, Yuni Zahraini, mengingatkan bahwa ketersediaan beragam makanan saat puasa perlu disikapi secara bijak agar tidak memicu konsumsi berlebihan.

Ket. Foto: takjil harus yang bergizi — Sumber: ist

“Anjuran berbuka puasa dengan makanan manis tetap perlu dibatasi dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan,” kata dia setelah acara dialog bertajuk "Penguatan Pola Konsumsi Pangan Sehat dan Berkelanjutan Lewat Transformasi Digital Inklusif" di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, konsumsi minuman manis seperti sirup, teh manis, atau minuman kemasan secara berlebihan saat berbuka dapat meningkatkan asupan gula harian secara signifikan. Di sisi lain masyarakat juga perlu memastikan asupan karbohidrat, protein, dan lemak terpenuhi secara proporsional serta dilengkapi vitamin dan mineral dari sayur dan buah agar kebutuhan gizi harian tetap tercapai meski waktu makan terbatas.

Dia menyebut jika kebiasaan konsumsi gula tambahan berlangsung terus-menerus tanpa diimbangi pengaturan kalori dan aktivitas fisik, kelebihan energi akan disimpan tubuh dalam bentuk lemak sehingga memicu kenaikan berat badan. Selain itu, makanan tinggi lemak seperti gorengan, santan kental, dan makanan cepat saji yang sering menjadi pilihan saat berbuka juga dapat meningkatkan asupan kalori dan lemak jenuh.

Dalam jangka panjang, pola konsumsi tersebut berisiko meningkatkan kadar kolesterol, memperbesar lingkar perut, serta memicu penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi. Yuni menekankan bahwa perubahan perilaku makan seperti ini membutuhkan edukasi berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya mengetahui prinsip gizi seimbang, tetapi juga mempraktikkannya setiap hari, termasuk dengan mengatur porsi, membatasi gula, garam, dan lemak, serta tetap aktif bergerak.

Sebagaimana rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) batas konsumsi gula yang dianggap aman maksimal 10 persen dari total kebutuhan energi harian. Untuk orang dewasa dengan kebutuhan 2.000 kkal/hari, setara sekitar 50 gram gula atau lebih kurang empat sendok makan per hari. Dalam hal ini yang dimaksud adalah gula tambahan seperti gula pasir, gula dalam sirup, minuman manis, kue, dan makanan olahan, bukan gula alami yang terdapat dalam buah utuh atau susu

Ahli gizi bahkan menyarankan akan lebih baik lagi tidak kurang 5 persen dari total energi harian atau setara sekitar 25 gram gula (empat sendok teh) per hari untuk manfaat kesehatan tambahan. Dengan begitu Kementerian Kesehatan berharap peristiwa Ramadhan dapat menjadi titik awal perbaikan pola konsumsi keluarga menuju kebiasaan makan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.