Playoff Liga Champions: Leverkusen ke 16 Besar Usai Tahan Imbang Olympiacos

Rabu, 25 Feb 2026, 05:29 WIB

LEVERKUSEN, JERMAN — Bayer Leverkusen memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions setelah bermain imbang tanpa gol melawan Olympiacos pada leg kedua play-off, Rabu (25/2) dini hari WIB. Hasil tersebut cukup mengantar wakil Jerman itu lolos dengan agregat 2-0, berkat kemenangan meyakinkan di Yunani pekan lalu.

Tampil di kandang sendiri, Leverkusen memang tidak berada dalam performa terbaiknya. Namun, keunggulan dari leg pertama membuat mereka bermain lebih terkontrol dan efektif. Leverkusen tahu persis kapan harus menekan dan kapan meredam tempo.

Ket. Foto: Pemain Bayer Leverkusen dan Olympiacos berebut bola dalam laga playoff Liga Champions, Rabu (25/2) dini hari WIB. — Sumber: AFP

Keberhasilan ini terasa spesial. Untuk pertama kalinya sejak musim 2001-2002, Leverkusen mampu melewati fase gugur dua leg di Liga Champions. Pada musim tersebut, mereka melaju hingga final sebelum takluk 1-2 dari Real Madrid.

Sebagai juara ganda Jerman 2024, Leverkusen kini menanti lawan tangguh di babak berikutnya: pemuncak klasemen Liga Inggris, Arsenal, atau raksasa Bundesliga, Bayern Munich, tim yang musim lalu menghentikan langkah mereka di fase 16 besar.

Leverkusen datang ke laga ini dengan rekor pertahanan impresif. Mereka belum kebobolan di kandang dalam semua kompetisi sejak awal Januari dan kembali menunjukkan organisasi permainan yang disiplin. Olympiacos tampil penuh energi, tetapi minim kreativitas dan ketajaman di sepertiga akhir lapangan.

Tim tamu sejatinya sudah berupaya maksimal. Mereka bahkan mengistirahatkan enam pemain inti saat tampil di Liga Super Yunani akhir pekan lalu demi menjaga kebugaran untuk laga penentuan ini. Ambisi lolos ke 16 besar untuk pertama kalinya sejak musim 2013/2014, ketika disingkirkan tipis oleh Manchester United, menjadi motivasi tambahan.

Pemilik klub, Evangelos Marinakis, yang juga merupakan pemilik Nottingham Forest, bahkan menjanjikan bonus finansial “yang belum pernah terjadi sebelumnya” jika timnya mampu mencetak sejarah.

Patrik Schick, pencetak dua gol dalam empat menit pada leg pertama, kembali menjadi ancaman sejak awal laga. Penyerang asal Ceko itu hampir membuka keunggulan lewat sundulan tipis melebar dan percobaan lob yang melampaui kiper Konstantinos Tzolakis namun keluar tipis dari tiang jauh dalam enam menit pertama.

Setelah tekanan awal tersebut, Leverkusen memilih pendekatan lebih pragmatis. Mereka menurunkan intensitas dan memaksa Olympiacos mengambil inisiatif. Strategi itu efektif, karena wakil Yunani kesulitan menciptakan peluang bersih.

Peluang terbaik tuan rumah lahir di pertengahan babak kedua ketika Alejandro Grimaldo melepaskan tembakan keras yang menghantam mistar gawang saat Tzolakis sudah terkecoh.

Satu-satunya noda bagi Leverkusen adalah cedera yang dialami bek kanan Lucas Vazquez di penghujung laga. Pemain yang pernah menjuarai Liga Champions bersama Real Madrid itu tertatih meninggalkan lapangan.

Meski tanpa kemenangan di leg kedua, Leverkusen telah melakukan tugasnya. Kini, tantangan sesungguhnya menanti di babak 16 besar, panggung yang akhirnya kembali mereka rasakan setelah lebih dari dua dekade.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.