- Home
-
- Luar Negeri
-
- Menang Telak di Pemilu Tha...
Menang Telak di Pemilu Thailand, PM Anutin Siap Bentuk Koalisi
Senin, 09 Feb 2026, 15:55 WIBISTANBUL - Partai Bhumjaithai yang dipimpin Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul meraih kemenangan telak dalam pemilu yang dipercepat akhir pekan lalu, membuka jalan bagi Anutin untuk tetap menjabat, demikian laporan media lokal pada Senin (9/2).
Dengan sekitar 90 persen surat suara telah dihitung, hasil sementara menunjukkan Partai Bhumjaithai memperoleh hampir 200 dari total 500 kursi di majelis rendah parlemen. Perolehan ini menjadikan partai tersebut sebagai kekuatan terbesar di parlemen, menurut Thailand Enquirer.
Namun, jumlah kursi tersebut masih belum mencapai ambang 251 kursi yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan sendiri.
Partai Bhumjaithai dipastikan akan membentuk koalisi dengan sekutunya, Partai Kla Tham, yang meraih 60 kursi.
Sementara itu, Partai Rakyat (People's Party) yang berhaluan progresif memenangkan 110 kursi dan unggul di lima daerah pemilihan lainnya. Sedangkan, Partai Pheu Thai yang didukung mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra memperoleh 80 kursi. Partai Demokrat meraih 20 kursi.
Tingkat partisipasi pemilih diperkirakan mencapai 60 persen, lebih rendah dibandingkan dengan pemilu 2023 yang mencatat partisipasi 75 persen.
Pemilu yang dipercepat ini digelar pada Desember setelah koalisi yang dipimpin Anutin runtuh hanya tiga bulan setelah terbentuk.
âKemenangan Bhumjaithai hari ini adalah kemenangan bagi seluruh rakyat Thailand, baik yang memilih Bhumjaithai maupun tidak,â kata Anutin kepada wartawan.
âKami harus bekerja sebaik mungkin untuk melayani rakyat Thailand dengan seluruh kemampuan kami,â tambahnya.
Pemimpin Peopleâs Party, Natthaphong Ruengpanyawut, mengakui partainya tidak meraih posisi pertama. Ia menegaskan partainya menghormati prinsip untuk mengakui hak partai pemenang dalam membentuk pemerintahan.
Ia mengatakan Peopleâs Party tidak akan bergabung dengan pemerintahan yang dipimpin Bhumjaithai dan juga tidak akan membentuk koalisi tandingan. Jika Bhumjaithai berhasil membentuk pemerintahan, Peopleâs Party akan berada di kubu oposisi.
Dalam referendum konstitusi yang digelar bersamaan, para pemilih juga memberikan mandat kuat kepada pemerintahan baru untuk menulis ulang konstitusi 2017 yang disusun oleh militer. Sekitar 60 persen pemilih, atau 18,41 juta orang, menyatakan dukungan terhadap langkah tersebut. Ant/Anadolu
- vajiralongkorn
- anutin charnvirakul
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Kota Semarang Kembangkan Transportasi Hijau Lewat Uji Coba Bus Listrik Bersama PT VKTR
-
Berkendara Musim Hujan Meski Fous, Guna Hindari Aquaplaning
-
DKI Larang Gunakan Kendaraan Pribadi Selama WFH
-
Klasemen Liga Inggris Jelang Burnley vs Manchester United, Ujian Perdana Darren Fletcher
-
Wamendiktisaintek Stella: Kolaborasi Kampus Jadi Kunci Tangani Bencana Sumatera
-
Xavi Ungkap Laporta Gagalkan Rencana Lionel Messi Kembali ke Barcelona
-
Kepala BGN: Selama Ramadan Program MBG Difokuskan untuk Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.