Pemkab Bekasi Gas Pol Perbaikan Jalan Jalur Pantura dan Kalimalang, Target Bakal Mulus H-10 Lebaran

Rabu, 25 Feb 2026, 18:20 WIB

KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat mengambil langkah cepat untuk memastikan kelayakan infrastruktur di dua jalur utama mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, yakni Jalur Pantura dan Jalan Inspeksi Kalimalang.

Dengan total panjang mencapai 33 kilometer, perbaikan jalan ini ditargetkan rampung dan siap dilalui pemudik pada sepuluh hari menjelang Lebaran 2026. Guna menjamin keselamatan masyarakat, pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk jalan negara, tetapi juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp11 miliar dari APBD untuk penanganan titik-titik kritis di ruas jalan kabupaten yang menjadi akses krusial bagi mobilitas warga.

Ket. Foto: Kondisi kerusakan jalan di Ruas KH. Raden Ma'mun Nawawi sesi Sukaragam-Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln mengatakan, perbaikan dua jalur krusial lintasan mudik itu akan dikebut agar bisa dilalui pemudik pada H-10 Lebaran 2026 Masehi.

"Ada dua jalur yang menjadi atensi khusus pemerintah daerah dan harus ditangani segera. Pertama Jalan Negara dari batas Kota Bekasi sampai batas Karawang kemudian Jalan Inspeksi Kalimalang," katanya di Cikarang, Rabu.

Ia menjelaskan, perbaikan jalur lintasan mudik Pantura atau Jalan Negara saat ini masih bersifat sementara karena kewenangan berada di Pemerintah Pusat. Pemkab Bekasi telah menyurati Balai Jalan Jakarta-Jawa Barat terkait kerusakan tersebut.

"Kemarin sudah dilakukan penambalan, tapi sifatnya sementara. Kalau hujan dan dilewati kendaraan berat, biasanya cepat lepas. Harapannya bisa permanen," ucapnya.

Sementara untuk Ruas Jalan Inspeksi Kalimalang, pemerintah daerah menyiapkan perbaikan berkala di sejumlah titik kerusakan yang dianggap kritis menjelang periode arus mudik Lebaran tahun ini.

"Kalimalang ada beberapa titik yang kita kerjakan. Fokus kita memang di dua jalur ini karena menjadi jalur utama lintasan pemudik," ujarnya.

Selain dua ruas utama tersebut, Pemkab Bekasi juga menyiapkan perbaikan pada ruas pendukung seperti Jalan Pilar-Sukatani dan Tambun Selatan yang menjadi akses penghubung menuju Jalan Negara maupun Kalimalang.

Pihaknya mengalokasikan anggaran senilai Rp11 miliar untuk perbaikan berkala jalan kabupaten meski harus menyesuaikan kembali titik-titik perbaikan mengingat telah terjadi kerusakan baru yang muncul di lokasi berbeda dari rencana awal.

"Anggaran berkala kita sekitar Rp11 miliar, tapi titiknya harus digeser karena kerusakan sekarang beda lokasi. Jadi kita mohon penyesuaian," katanya.

Henri menyebut saat ini proses pengadaan barang dan jasa sudah disiapkan, termasuk jasa konsultasi. Pihaknya juga menunggu keputusan pimpinan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk eksekusi fisik.

"Jasa konsultasi sudah jalan. Kalau sudah turun keputusan dan anggaran, kegiatan fisik langsung kita eksekusi," katanya.

Perbaikan jalan pada lintasan mudik tersebut menjadi program prioritas pemerintah daerah guna menjamin keselamatan, kelancaran serta kenyamanan pemudik.

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan, percepatan perbaikan jalan dilakukan melalui skema pergeseran anggaran berikut memajukan jadwal proyek fisik dari semester kedua menjadi semester pertama tahun ini.

"Kami telah menggeser jadwal proyek agar bisa dikerjakan dalam waktu dekat. Insya Allah sebelum Lebaran kita pastikan jalan di Kabupaten Bekasi sudah diperbaiki semua," katanya.

Dirinya menyebut upaya perbaikan jalan turut dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya untuk ruas berstatus jalan provinsi seperti Jalan KH. Raden Ma'mun Nawawi.(KR-PRA).

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.