Kerja Sama Danantara–Arm untuk Produksi Cip Nasional
Rabu, 25 Feb 2026, 01:00 WIBJakarta â Pemerintah Indonesia menargetkan sebanyak 15 ribu insinyur nasional mampu mempelajari dan menguasai teknologi desain Cip melalui kerja sama strategis antara Danantara dan Arm Limited. Perjanjian yang ditandatangani di London, Inggris, Senin (23/2), diarahkan untuk mempercepat peningkatan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kemandirian nasional di sektor teknologi strategis, khususnya industri semikonduktor yang menjadi fondasi utama ekosistem digital modern.
Seperti dikutip dari Antara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan kerja sama tersebut menjadi langkah penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu mengembangkan teknologi bernilai tambah tinggi.
âDengan kerja sama ini diharapkan Indonesia bisa melakukan pelatihan terhadap 15 ribu engineers kita di dalam ekosistem Arm, agar mereka bisa menguasai teknologi Cip design, dan rencana kerja samanya dilanjutkan kepada generasi selanjutnya dari semikonduktor atau Cip, sehingga Indonesia mempunyai kemampuan di bidang semikonduktor dan desain,â ujarnya di Jakarta, Selasa (24/2).
Arm Limited dipilih sebagai mitra karena perusahaan asal Inggris itu menguasai sekitar 96 persen teknologi Cip sektor otomotif global serta hampir 94 persen desain Cip untuk pusat data dan kecerdasan buatan. Pemerintah pun menyiapkan investasi awal sebesar 150 juta dollar AS guna membangun ekosistem semikonduktor nasional.
Kemitraan ini juga menjadi bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian teknologi nasional, sekaligus melengkapi agenda pembangunan ketahanan pangan dan energi. Airlangga menilai inisiatif tersebut sebagai langkah lompatan strategis dalam penguatan ekosistem digital nasional. âIni yang leapfrog untuk di digital ekosistem,â katanya.
Pengembangan enam desain Cip nasional nantinya difokuskan pada intellectual property (IP) strategis milik Indonesia, mulai dari teknologi otomotif, internet of things, data center, peralatan rumah tangga, hingga teknologi masa depan seperti autonomous vehicle dan quantum computing. âJadi ini semua masih dibahas nanti dengan Danantara, sehingga ini IP-nya akan dipegang oleh Indonesia,â tutur Airlangga.
Selain pelatihan desain Cip, kerja sama juga mencakup penguatan kemampuan perangkat lunak melalui kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi seperti ITB, UGM, dan UI.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Eko S, Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Amerika Serikat dan Vietnam Bersatu, Dominasi Tiongkok di Industri Chip Terancam Runtuh
-
Hetifah Inisiasi Buka Bersama dan Diskusi Smart Journalism, Dorong Jurnalisme Berbasis Data dan AI
-
Dana Bantuan PIP 2025 Cair
-
Album "Retrospektif": Rangkuman Perjalanan Afgan Dalam Bermusik dan Refleksi Pribadi
-
Perkuat Industri Semikonduktor, Kemenperin Konsisten Bangun Ekosistem Chip Design Nasional Sejak Tahun 2023
-
Hancurkan Armenia 9-1, Portugal Kirim Kode Keras: “Kami Siap Juara Dunia!”
-
Pelatih Timnas Indonesia Sudah Diputuskan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.