Sandy Ryan Berhasil Mempertahankan Sabuk Juara Dunia WBC
📅 Selasa, 24 Feb 2026, 23:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Juara dunia kelas super ringan putri (63,5 kg) World Boxing Council (WBC) Sandy Ryan mengatasi perlawanan Karla Zamora untuk mempertahankan sabuk juara dunianya di Nottingham, Inggris.
"Sandy mengatasi Zamora dalam laga 10 ronde yang berakhir dengan keputusan mayoritas 97-93, 97-93, 95-95," demikian laporan WBC dalam resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Sejak ronde awal, Karla Zamora tampil tanpa rasa gentar menghadapi sang juara bertahan. Petinju penantang tersebut mengusung pendekatan agresif dengan terus menekan ke depan, melepaskan kombinasi pukulan lebar, serta berusaha memaksa pertarungan jarak dekat guna menggoyahkan dominasi Ryan.
Namun, strategi tersebut mampu diantisipasi dengan baik oleh Ryan. Petinju asal Inggris itu menunjukkan ketenangan dan pengalaman di level tertinggi dengan mengandalkan akurasi pukulan yang lebih tinggi serta penguasaan jarak yang disiplin.
Ryan kerap mematahkan serangan Zamora dengan jab tajam dan pergerakan kaki yang rapi, terutama pada momen-momen krusial di akhir ronde.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sepanjang sepuluh ronde, laga berlangsung kompetitif dengan kedua petinju saling bertukar serangan. Meski Zamora beberapa kali berhasil menembus pertahanan lawannya, Ryan tampil lebih efektif dalam membaca celah, memanfaatkan kesalahan, dan mendaratkan pukulan bersih yang bernilai di mata juri.
Keunggulan tersebut akhirnya tercermin pada kartu penilaian, di mana dua juri memberikan kemenangan bagi Ryan, sementara satu juri menilai pertarungan berlangsung imbang.
Hasil tersebut memastikan Ryan tetap mempertahankan sabuk juara dunia WBC kelas super ringan putri sekaligus memperkuat rekornya menjadi sembilan kemenangan dengan tiga knockout (KO), tiga kekalahan, dan satu seri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi Zamora, kekalahan itu menjadi bagian dari proses pembelajaran penting dalam penampilan perdananya di panggung perebutan gelar dunia.
Meskipun harus menambah rekor kekalahannya menjadi 10 kali dengan 12 kemenangan (empat KO), dan dua seri, pengalaman menghadapi juara bertahan menjadi bekal berharga bagi Zamora dalam mengevaluasi performa dan menyiapkan langkah selanjutnya di divisi super ringan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!