Pemprov Kalimantan Selatan Bangun dan Rehabilitasi Lumbung Pangan di Empat Sentra Produksi

Selasa, 24 Feb 2026, 02:00 WIB

Banjarbaru - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan membangun lumbung pangan yang baru serta merehabilitasi di empat kabupaten sentra produksi sebagai langkah memperkuat cadangan serta menjaga stabilitas harga komoditas strategis pada tahun anggaran 2026.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman di Banjarbaru, Senin (23/2) mengatakan, penguatan sarana penyimpanan menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Ket. Foto: Beberapa petani meninjau padi yang tengah memasuki masa panen di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. — Sumber: Antara

Ia menyebutkan, sentra produksi padi yang menjadi prioritas berada di Kabupaten Barito Kuala, Tanah Laut, Banjar, dan Hulu Sungai Tengah.

Wilayah tersebut akan difokuskan pada rehabilitasi maupun pembangunan lumbung baru sesuai kemampuan anggaran.

“Untuk rehabilitasi lumbung pangan yang sudah ada diprioritaskan untuk mengantisipasi gangguan distribusi dan produksi akibat banjir maupun kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi pasokan pangan,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah daerah menyiapkan pembangunan gudang penyimpanan guna mendukung pengelolaan hasil panen, termasuk jagung yang telah melalui proses pengeringan.

“Produksi padi dan jagung di Kalsel cenderung meningkat dan fluktuatif setiap musim. Dengan dukungan lumbung dan gudang yang memadai, komoditas dapat dikelola lebih baik sehingga kualitas terjaga dan harga jual lebih stabil,” tuturnya.

Syamsir menegaskan, penetapan prioritas tetap mempertimbangkan ketersediaan anggaran di tengah penyesuaian fiskal nasional, namun sentra produksi tetap menjadi perhatian utama.

Ia juga menekankan, pentingnya penguatan hilirisasi karena selama ini distribusi masih didominasi dalam bentuk gabah, sehingga ke depan didorong agar lebih banyak disalurkan dalam bentuk beras guna meningkatkan nilai tambah bagi penggilingan padi dan masyarakat.

“Langkah ini sejalan dengan misi pembangunan pertanian daerah untuk meningkatkan produksi, memperkuat cadangan pangan, serta menjaga stabilitas harga, sekaligus mempertahankan capaian Indeks Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel pada tahun lalu yang kompetitif secara nasional,” ujar Syamsir Rahman.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.