Menekraf Bahas Penguatan Infrastruktur Ekraf dengan FEKRAF Banten

Selasa, 24 Feb 2026, 17:28 WIB

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya membahas penguatan infrastruktur ruang kreatif sebagai fondasi pengembangan ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) di daerah dengan Forum Ekonomi Kreatif Banten (FEKRAF Banten).

“Ekraf ini kan banyak lahir dari komunitas. Untuk itu komunitas harus terus semakin dekat dengan pemerintah karena tujuannya sama. Dan kita yakin kalau ini terus bergulir manfaatnya untuk pemerintah daerah, PAD-nya akan bertambah, lapangan kerja terbuka, dan banyak kegiatan-kegiatan positif dari ekraf," kata Riefky dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Ket. Foto: Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menerima audiensi Forum Ekonomi Kreatif (FEKRAF) Banten di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Senin (23/2). — Sumber: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif

Dalam audiensi yang berlangsung di Jakarta, Senin (23/2), Riefky menegaskan pentingnya kehadiran ruang kreatif sebagai wadah tumbuhnya komunitas dan kolaborasi antara pelaku kreatif dengan pemerintah.

Dia juga menambahkan potensi generasi muda di berbagai daerah semakin besar dalam menjadikan kreativitas sebagai sumber penghidupan.

“Kita memang melihat sekarang hampir setiap daerah anak-anak mudanya itu mempunyai potensi yang luar biasa. Bukan sekadar hobi, tapi menjadikan ekonomi kreatif ini sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi daerahnya, dan bisa buka lapangan kerja untuk generasi muda," kata dia.

Riefky menilai Banten menjadi salah satu provinsi prioritas pengembangan ekonomi kreatif berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Salah satu upaya yang telah Kementerian Ekonomi Kreatif lakukan untuk memperkuat sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah yaitu menyerahkan Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) untuk ditandatangani Presiden.

Dokumen tersebut menjadi pedoman strategis dalam menyelaraskan program pengembangan ekonomi kreatif secara nasional.

“Inilah menjadi sebetulnya arahan sinkronisasi dari pusat hingga daerah. Kami sangat mendukung dan mengapresiasi upaya kolaborasi dengan berbagai sektor dalam hexahelix untuk meningkatkan infrastruktur ekraf di daerah,” ucapnya.

Ketua FEKRAF Banten M. Irfan menyebutkan bahwa audiensi ini menjadi momentum untuk memaparkan potensi serta tantangan pengembangan ekonomi kreatif di wilayahnya.

“Kami menyampaikan beberapa permohonan kepada pemerintah untuk mendapatkan dukungan konkret, baik dari sisi kebijakan maupun fasilitas. Dalam hal ini, kami memohon adanya atensi khusus dari kementerian untuk program revitalisasi atau pembangunan creative hub dan event yang representatif di Kota Serang,” ujarnya. Ant

  • Menekraf
  • FEKRAF Banten

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.