Empat Laga Sepak Bola Ditunda Usai Kematian Bos Kartel Picu Kekerasan di Meksiko
Selasa, 24 Feb 2026, 06:00 WIBPARIS - Empat pertandingan sepak bola di Meksiko terpaksa ditunda setelah gelombang kekerasan meletus di sekitar Guadalajara, salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026. Kerusuhan dipicu operasi militer pada hari Minggu yang menewaskan pemimpin kartel narkoba, Nemesio Oseguera alias âEl Menchoâ.
Oseguera (60), otak di balik Kartel Jalisco Nueva Generación (CJNG) yang sangat berpengaruh, meninggal dalam tahanan setelah terluka dalam operasi pasukan khusus di pesisir Pasifik negara bagian Jalisco, menurut keterangan kementerian pertahanan Meksiko.
Pihak liga Meksiko melalui media sosial resminya mengumumkan bahwa dua laga kasta tertinggi yang dijadwalkan hari Minggu, Querétaro melawan FC Juarez di liga pria serta Chivas menghadapi Club America di liga wanita, ditunda tanpa batas waktu.
Selain itu, dua pertandingan divisi dua yang sedianya digelar pada hari yang sama juga dibatalkan, menurut laporan media lokal.
Laga liga wanita antara Necaxa dan Querétaro di Aguascalientes sempat dihentikan ketika para pemain berlarian meninggalkan lapangan setelah mendengar suara keras dari luar Stadion Victoria, yang oleh media setempat disebut sebagai suara tembakan. Pertandingan akhirnya dilanjutkan dan Necaxa menang 2-1.
Di tengah situasi keamanan yang memburuk, tim nasional Meksiko dijadwalkan menghadapi Iceland national football team dalam laga persahabatan pada Rabu di Stadion Corregidora, Querétaro.
Sementara itu, penyelenggara turnamen tenis putra Mexican Open di Acapulco menyatakan ajang tersebut tetap dimulai sesuai jadwal pada Senin dengan menerapkan protokol keamanan yang telah ditetapkan. Turnamen tenis putri Merida Open juga dijadwalkan tetap bergulir.
Setelah kabar kematian El Mencho menyebar, kelompok yang diduga terkait kartel memblokade jalan raya dengan mobil-mobil yang dibakar serta membakar sejumlah bisnis di lebih dari setengah lusin negara bagian. Meski demikian, tidak ada laporan korban sipil tewas.
Di Puerto Vallarta, destinasi wisata pantai populer di Jalisco, wisatawan melaporkan melalui media sosial terlihat kepulan asap hitam membumbung tinggi dari berbagai titik di sekitar teluk. Maskapai seperti Air Canada, United Airlines, Aeromexico, dan American Airlines dilaporkan menangguhkan penerbangan di wilayah tersebut.
Gelombang kekerasan ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap stabilitas keamanan di salah satu kawasan yang akan menjadi sorotan dunia saat Piala Dunia 2026 digelar.
- Kartel Narkoba
- Piala Dunia 2026
- Meksiko
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Lamine Yamal Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Lampaui Rekor Lionel Messi Usai Bobol Arab Saudi
-
Portugal Ditahan Imbang Kongo 1-1, Cristiano Ronaldo Gagal Bawa Selecao Menang
-
Turki vs Paraguay: Laga Hidup Mati Demi Menjaga Asa di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia: Mesir Petik Kemenangan Perdana, Tundukkan Selandia Baru 3-1
-
Kolombia vs Kongo DR: Los Cafeteros Bidik Tiket 32 Besar, Leopards Incar Sejarah Baru
-
Ceko vs Meksiko: Tuan Rumah Bidik Sapu Bersih, Ceko Berjuang Hidupkan Peluang Lolos
-
Piala Dunia, Hujan Deras Membuat Laga Seru Prancis dan Irak Harus Ditunda
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.