- Home
-
- Luar Negeri
-
- Paus Mengatakan Perdamaian...
Paus Mengatakan Perdamaian Ukraina Tak Dapat Ditunda
Senin, 23 Feb 2026, 02:30 WIBVATIKAN â Pemimpin Gereja Katolik Roma seluruh dunia, Paus Leo XIV, mengatakan bahwa perdamaian di Ukraina adalah kebutuhan mendesak. Hal itu diutarakan saat berbicara pada hari Minggu (22/2) menjelang peringatan keempat invasi Russia.
"Perdamaian tidak dapat ditunda. Ini adalah kebutuhan mendesak yang harus mendapat tempat di hati dan diterjemahkan ke dalam keputusan yang bertanggung jawab," kata Paus dalam pidato rutinnya pada Minggu kepada kerumunan di Lapangan Santo Petrus.
"Saya dengan tegas memperbarui seruan saya: semoga senjata-senjata itu berhenti berbunyi, semoga pemboman berhenti, semoga gencatan senjata tercapai tanpa penundaan, dan semoga dialog diperkuat untuk membuka jalan menuju perdamaian," kata Paus.
Ukraina akan memperingati empat tahun sejak serangan Russia pada 24 Februari 2022, sebuah perang yang telah menghancurkan kota-kota, menggusur jutaan orang, dan menewaskan banyak orang di kedua belah pihak.
Moskwa menduduki hampir seperlima wilayah Ukraina dan terus maju, terutama di wilayah Donbas timur, meskipun mengalami kerugian besar dan serangan berulang Ukraina terhadap logistik.
Amerika Serikat (AS) saat ini tengah mendorong kedua belah pihak untuk mengakhiri perang, dengan menengahi beberapa putaran pembicaraan dalam beberapa pekan terakhir.
Pernyataan Zelenskyy
Sementara itu Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, pada Sabtu (21/2) mengatakan negaranya akan melakukan segala hal yang diperlukan agar putaran perundingan berikutnya antara Ukraina, Amerika Serikat (AS), dan Russia dapat menghasilkan capaian bagi Ukraina dan perdamaian.
âUkraina sama sekali tidak akan menghalangi perdamaian,â ujar Presiden Zelenskyy dalam pidato video. Zelenskyy mengumumkan pertemuannya dengan para mitra Eropa dijadwalkan berlangsung pekan depan.
"Kami akan melakukan koordinasi secara rinci agar Eropa terlibat dalam semua proses dan menjadi semakin kuat," kata Zelenskyy.
Delegasi dari Ukraina, AS, dan Russia menggelar putaran terbaru perundingan di Jenewa, Swiss, pada 17-18 Februari tanpa terobosan dalam isu-isu utama. AFP/Ant/Xinhua/I-1
- pope leo xiv
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP, Antara
Berita Terkait:
-
Pemkab Pasaman Barat Salurkan Pangan Murah di Daerah Pesisir
-
Persija Jakarta Memperpanjang Kontrak Bek Timnas Rizky Ridho Sampai 2028
-
Tunjangan ASN Pemkab Temanggung Akan Dipotong akibat Gunakan Mobil Dinas saat Lebaran
-
The Fed Pertahankan Suku Bunga
-
Acosta Rebut Juara Sprint Pembuka MotoGP Thailand, Marquez Terkena Penalti
-
PGN Optimalkan Peran Agregator Gas Bumi Nasional, Sinergikan Keberlanjutan Gas Bumi untuk Industri
-
Akuisisi yang Tertunda Selama Setengah Abad
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.