Perbaikan Jembatan Penghubung Antardesa di Tapanuli Tengah

Minggu, 22 Feb 2026, 22:37 WIB

Tapteng, Sumatera Utara - Anggota TNI dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 908/Gaja Dompak (Yonif TP 908/GD) membantu memperbaiki jembatan penghubung antara desa di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, yang sempat terisolasi akibat banjir bandang di daerah tersebut pada November 2025.

Sejumlah petugas dari Yonif TP 908/GD tampak bersama-sama mengangkat batu kali untuk mempersiapkan pembangunan jembatan antardesa yang kembali putus setelah diterjang banjir pada Senin (16/2).

Ket. Foto: — Sumber: Antara

"Kami saat ini berupaya untuk mengumpulkan batu dan merakit jembatan Aramco," kata Perwira TNI dari Yonif TP 908/GD Letda Riswan Sinaga di Tapanuli Tengah, Minggu.

Menurut dia, jembatan penghubung antara Kelurahan Hutanabolon dan Desa Sigiring-giring, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah sudah sempat terbangun dan dapat dilalui kendaraan, namun pada banjir bandang susulan jembatan tersebut kembali hancur.

Oleh karena itu, kata Riswan, pihaknya saat ini mulai kembali membangun dengan mengumpulkan batu kali serta merakit jembatan Aramco.

Menurut dia, pembangunan kembali jembatan itu untuk memastikan masyarakat di Desa Sigiring-giring, tidak lagi terisolasi. "Jembatan yang kami bangun kembali ini untuk menghubungkan antardesa," ujarnya.

Riswan menambahkan bahwa pihaknya menerjunkan sebanyak 100 personel dalam rangka mempercepat perbaikan jembatan yang sempat terputus.

Saat ini warga dapat melalui Sungai Tukka dengan menyeberangi air yang mengalir. Namun, itu berbahaya ketika hujan turun di daerah tersebut.

Jembatan tersebut juga menjadi akses satu-satunya warga dari Desa Sigiring-giring yang akan menuju ke daerah lainnya di Kecamatan Tukka.

  • infrastruktur pascabencana

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.