- Home
-
- Luar Negeri
-
- NATO Gelar Latihan Seranga...
NATO Gelar Latihan Serangan Amfibi Skala Besar untuk Membebaskan Wilayah di Sayap Timur Aliansi
Minggu, 22 Feb 2026, 16:15 WIBBERLIN - Fase maritim dari latihan STEADFAST DART 26 berlangsung di Jerman, di mana pasukan respons cepat NATO (ARF) melakukan serangan amfibi skala besar di area pelatihan Putlos di negara bagian Schleswig-Holstein.
Dari Militarnyi, hal ini dilaporkan oleh layanan pers NATO .
Latihan STEADFAST DART 26 dipandang sebagai elemen kunci dalam menguji kesiapan Pasukan Respons Cepat NATO yang baru dibentuk untuk kemungkinan skenario krisis di sayap timur Aliansi.
Selama fase maritim latihan, tugas militer adalah membebaskan wilayah yang diduduki oleh musuh simulasi di sayap timur NATO.
Komando Komponen Maritim ARF, yang terdiri dari 15 kapal dari enam negara NATO, ikut serta dalam pendaratan tersebut. Markas besar komponen maritim ditempatkan di atas kapal pendaratan universal Spanyol ESPS Castilla.
Kelompok tersebut juga mencakup kelompok amfibi Turki di atas kapal UDK Anadolu, Standing NATO Maritime Group One (SNMG1), Standing NATO Mine Countermeasures Group One (SNMCMG1), fregat Spanyol Cristóbal Colón, fregat Turki Oruçreis dan Istanbul, serta kapal pendukung Derya. Sebanyak 15 kapal dengan lebih dari 2.600 personel militer ikut serta dalam pendaratan tersebut.
Operasi dimulai dengan peluncuran pesawat nirawak Bayraktar TB-3 dari dek kapal UDK Anadolu, yang melakukan pengintaian area pendaratan. Target yang terdeteksi kemudian dihantam oleh jet tempur Eurofighter 2000 Angkatan Udara Jerman, yang menunjukkan penggunaan terintegrasi aset udara dan laut.
Setelah itu, para penyelam dari Pasukan Operasi Khusus Spanyol mencapai pantai menggunakan kapal selam untuk membersihkan area tersebut dari ladang ranjau simulasi.
Unit pasukan khusus Turki dan Spanyol diterjunkan dari helikopter menggunakan metode penurunan cepat, mengamankan posisi-posisi kunci, sementara helikopter serang Turki memberikan dukungan udara langsung.
Pasukan pendaratan utama â marinir Turki â mendekati pantai dengan perahu cepat, setelah itu kendaraan amfibi lapis baja ZAHA mendarat, memberikan mobilitas dan dukungan tembakan selama pergerakan maju ke pedalaman.
Pendaratan tambahan dilakukan menggunakan kapal pendaratan di sebelah timur arah utama. Tahap terakhir adalah evakuasi pasukan operasi khusus Spanyol.
Steadfast Dart 26 adalah latihan terbesar NATO tahun ini, yang akan diadakan secara berkala dan tanpa partisipasi langsung dari angkatan bersenjata AS. Secara total, sekitar 10.000 tentara, lebih dari 20 pesawat, lebih dari 1.500 tank, meriam swa-gerak, kendaraan tempur infanteri, kendaraan pengangkut personel lapis baja, dan sistem roket peluncuran ganda, serta 17 kapal dari 13 negara berpartisipasi dalam manuver tersebut. Kontribusi terbesar diberikan oleh negara-negara Eropa selatan seperti Italia, Spanyol, dan Yunani, serta Turki.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Wacana Kontroversial: Utusan Donald Trump Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia
-
Trump Tegaskan Serius Pertimbangkan Menarik AS Keluar dari NATO
-
Isu Kenaikan Harga Picu Antrean BBM di Tangerang
-
Bus Jamaah Haji Surabaya Menabrak Bus Jamaah Jakarta di Madinah, Ini Kronologi yang Diterima!
-
Trump Menarik 5.000 Tentara dari Jerman Setelah Berselisih dengan Kanselir Merz
-
Perum Bulog Tarik Stok Beras dari Bandara dan Pelabuhan, Distribusi Pangan Pascabanjir Sumatera Kembali Normal
-
Sisa Tiket KAI Hanya 3,5 Persen, Simak Daftar Kereta Terlaris Arus Balik Lebaran 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.