Intelijen Swedia: Russia Mungkin Akan Memulai Perang Baru Dalam Waktu Satu Tahun

Jumat, 20 Feb 2026, 00:06 WIB

STOCKHOLM - Badan Intelijen dan Keamanan Militer Swedia atau Military Intelligence and Security Service (MUST) telah melaporkan peningkatan ancaman militer dari Russia selama 12 bulan ke depan.

MUST, menguraikan penilaian ini dalam laporan tahunan lembaga tersebut.

Ket. Foto: Laporan tersebut mengidentifikasi Russia sebagai ancaman militer utama bagi Swedia dan NATO dan menyatakan bahwa tingkat ancaman tersebut diperkirakan akan meningkat. — Sumber: Istimewa

Dari Militarnyi, badan tersebut menetapkan bahwa penilaian tersebut mengacu pada potensi serangan terhadap fasilitas atau unit militer tertentu.

Direktur Jenderal MUST, Thomas Nilsson, menyatakan bahwa risiko dapat meningkat dan menggambarkan situasi tersebut menjadi semakin tegang.

Laporan tersebut mengidentifikasi Russia sebagai ancaman militer utama bagi Swedia dan NATO dan menyatakan bahwa tingkat ancaman tersebut diperkirakan akan meningkat.

Para analis mencatat bahwa penilaian saat ini lebih spesifik daripada tahun-tahun sebelumnya dan merujuk pada keberadaan perencanaan operasional Rusia.

Badan tersebut menguraikan tiga jangka waktu untuk potensi agresi: jangka pendek, menengah, dan panjang.

Dalam 0-12 bulan ke depan, risiko serangan bersenjata terbatas dianggap mungkin terjadi, termasuk serangan terhadap fasilitas atau unit militer tertentu.

Dalam jangka waktu 3-5 tahun, Russia dapat mengembangkan kemampuan untuk melakukan operasi berskala lebih besar, termasuk mencapai superioritas udara lokal atau memberlakukan blokade angkatan laut.

Dalam jangka panjang, selama 5-10 tahun, laporan tersebut memproyeksikan potensi kampanye militer yang lebih luas, termasuk penguasaan wilayah-wilayah penting.

MUST juga memperingatkan tentang risiko yang terkait dengan aktivitas hibrida dan sabotase serta menyoroti apa yang digambarkannya sebagai ambang batas rendah untuk penggunaan kekuatan.

Pimpinan lembaga tersebut menekankan pentingnya pencegahan dan menyerukan peninjauan kembali laju persenjataan kembali Swedia.

Swedia baru-baru ini meningkatkan diskusi dengan Inggris dan Prancis mengenai perpanjangan payung nuklir.

  • Konflik Russia - NATO

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Rodri Tinggalkan Manchester City, Gabung Barcelona dengan Nilai Transfer Rp1,2 Triliun

Jepang Tegaskan Pentingnya Kerja Sama dengan AS dan Korsel

Bukan Cuma Ubah Pola Pikir! Kepala BNPT Bongkar Ukuran Asli Keberhasilan Deradikalisasi!

Russia Tegur Dubes Jepang Terkait Pulau Sengketa

Peringati HUT Ke-81 RI, Wagub Bengkulu Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ibu Fatmawati

PBB: Hanya 40% Faskes di Dunia yang Penuhi Standar Sanitasi Dasar

Menembus Samudra! Ribuan Mil dari Jakarta, Gemuruh HUT Ke-81 RI Pecah di San Francisco!

Ibu di Pamekasan Diduga Tusuk Anak hingga Tewas, Polisi Dalami Kejiwaan

Bahaya Judol Mengintai Anak Sekolah, OJK Tasikmalaya Langsung Turun Tangan!

Menangi Laga Debut di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bimo/Arlya Selamat dari 4 "Match Point"

Ancaman Karhutla Makin Mencekam! Pemprov Kalsel Guyur Hutan Lindung Siang Malam!

Bukan Cuma Sekadar Naikkan Bendera! Wagub Sumut Ungkap Masa Depan 74 Anggota Paskibraka!

Proyek IKN Makin Ngebut! Alokasi Rp5,3 Triliun Diguyur di RAPBN 2027, Ini Target Selesainya!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Kegiatan Kaum Muda dalam Medsos Mesti Berlanjut ke Lapangan

Pembangunan Tangerang Mulai Sesuaikan dengan Jalur MRT

Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas Guguran Selasa Malam, Status Level III Siaga

Desentralisasi Hanya Berjalan Secara Administratif Tapi Lemah Secara Fiskal

Hati-hati, Pemerintah Jangan Terjebak Beban Cicilan Utang yang Beratkan APBN

Nyaris Tersingkir! Bimo/Arlya Selamatkan 4 Match Point Sebelum Buat Keajaiban di BWF World Championships 2026!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.