Dulu Lumpuh Total, Kini 98 Persen UMKM Aceh Tamiang Bangkit Secara Ajaib

Jumat, 20 Feb 2026, 02:15 WIB

ACEH TAMIANG - Denyut nadi perekonomian di Kabupaten Aceh Tamiang kembali berdetak kencang pascabencana banjir bandang hebat yang melanda wilayah tersebut pada November 2025 lalu.

Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) setempat melaporkan bahwa kini hampir 98 persen pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah kembali beraktivitas secara menyeluruh, mulai dari pusat pasar di Kota Kuala Simpang hingga pedagang kakilima.

Ket. Foto: Warga terdampak bencana menyiapkan dagangannya di area tenda khusus pedagang takjil di kompleks GOR Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (19/2/2026). Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang menyediakan sebanyak 70 tenda khusus pedagang takjil secara gratis bagi pelaku UMKM terdampak bencana alam selama bulan suci Ramadhan 1447 H. — Sumber: ANTARA/Aprillio Akbar

“Kami tengok sudah hampir 98 persen aktif menyeluruh, baik itu pajak (pasar) di Kota Kuala Simpang, maupun pajak (pasar) pagi yang berjualan,” ucap Azis ketika ditemui di Kompleks GOR Aceh Tamiang, Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Kamis.

Azis menyampaikan UMKM yang sudah aktif meliputi industri makanan, pedagang hasil laut seperti ikan, dan lain-lainnya. Menurut dia, pemulihan aktivitas UMKM di kawasan Aceh Tamiang tergolong cepat, sebab pada pekan pertama pascabanjir bandang, seluruh UMKM lumpuh.

“Minggu pertama pascabanjir memang tidak ada aktivitas, tetapi sampai tiga bulan ini, kami lihat sudah mulai aktif hampir 100 persen,” kata Azis.

Dalam kesempatan tersebut, Azis juga mengungkapkan tingginya lonjakan jumlah UMKM di kawasan Aceh Tamiang. Pada 2024, Aceh Tamiang mendata terdapat 15.073 UMKM yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Kemudian, pascabanjir, terdata kurang lebih 40 ribu UMKM di kawasan Aceh Tamiang yang terdampak banjir.

“Instruksi Pak Bupati, UMKM harus bangkit dan perekonomian harus jalan,” tutur Azis.

Pemerintahan Aceh Tamiang pun menghadirkan bazaar Ramadhan untuk membangkitkan UMKM yang terdampak bencana banjir bandang.

Azis menyampaikan telah menyiapkan dua titik untuk menggelar bazaar Ramadhan. Selain di Kompleks GOR Aceh Tamiang, ia juga menyiapkan satu titik lagi di Kota Kuala Simpang.

Selain menyediakan ruang untuk berjualan, Diskoperindag juga memberikan pelatihan-pelatihan kepada pelaku UMKM, mendata pelaku-pelaku UMKM untuk kemudian diberikan bantuan dari kementerian dan lembaga terkait.

“Dalam beberapa hari ke depan, kami juga akan melaksanakan sosialisasi masalah pinjaman KUR (Kredit Usaha Rakyat) kepada masyarakat, baik pinjaman yang 0 persen, 3 persen, 6 persen, dan seterusnya,” ucap Azis.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.