Dulu Lumpuh Total, Kini 98 Persen UMKM Aceh Tamiang Bangkit Secara Ajaib
Jumat, 20 Feb 2026, 02:15 WIBACEH TAMIANG -Â Denyut nadi perekonomian di Kabupaten Aceh Tamiang kembali berdetak kencang pascabencana banjir bandang hebat yang melanda wilayah tersebut pada November 2025 lalu.
Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) setempat melaporkan bahwa kini hampir 98 persen pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah kembali beraktivitas secara menyeluruh, mulai dari pusat pasar di Kota Kuala Simpang hingga pedagang kakilima.
âKami tengok sudah hampir 98 persen aktif menyeluruh, baik itu pajak (pasar) di Kota Kuala Simpang, maupun pajak (pasar) pagi yang berjualan,â ucap Azis ketika ditemui di Kompleks GOR Aceh Tamiang, Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Kamis.
Azis menyampaikan UMKM yang sudah aktif meliputi industri makanan, pedagang hasil laut seperti ikan, dan lain-lainnya. Menurut dia, pemulihan aktivitas UMKM di kawasan Aceh Tamiang tergolong cepat, sebab pada pekan pertama pascabanjir bandang, seluruh UMKM lumpuh.
âMinggu pertama pascabanjir memang tidak ada aktivitas, tetapi sampai tiga bulan ini, kami lihat sudah mulai aktif hampir 100 persen,â kata Azis.
Dalam kesempatan tersebut, Azis juga mengungkapkan tingginya lonjakan jumlah UMKM di kawasan Aceh Tamiang. Pada 2024, Aceh Tamiang mendata terdapat 15.073 UMKM yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Kemudian, pascabanjir, terdata kurang lebih 40 ribu UMKM di kawasan Aceh Tamiang yang terdampak banjir.
âInstruksi Pak Bupati, UMKM harus bangkit dan perekonomian harus jalan,â tutur Azis.
Pemerintahan Aceh Tamiang pun menghadirkan bazaar Ramadhan untuk membangkitkan UMKM yang terdampak bencana banjir bandang.
Azis menyampaikan telah menyiapkan dua titik untuk menggelar bazaar Ramadhan. Selain di Kompleks GOR Aceh Tamiang, ia juga menyiapkan satu titik lagi di Kota Kuala Simpang.
Selain menyediakan ruang untuk berjualan, Diskoperindag juga memberikan pelatihan-pelatihan kepada pelaku UMKM, mendata pelaku-pelaku UMKM untuk kemudian diberikan bantuan dari kementerian dan lembaga terkait.
âDalam beberapa hari ke depan, kami juga akan melaksanakan sosialisasi masalah pinjaman KUR (Kredit Usaha Rakyat) kepada masyarakat, baik pinjaman yang 0 persen, 3 persen, 6 persen, dan seterusnya,â ucap Azis.
- ekonomi daerah
- umkm aceh tamiang
- pasca banjir aceh
- diskoperindag
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
DPD RI Minta BPK Audit Anggaran MRP Papua, Nilai Capai Rp181 Miliar per Tahun
-
Penumpang KA di Daop 9 Jember Tembus 12 Ribu Jelang Puncak Arus Balik
-
Inflasi 3,48 Persen Masuk Target, Kemendagri Soroti Harga Pangan Belum Stabil
-
Industri Hulu Migas: Mesin Pertumbuhan Ekonomi Daerah
-
Unhas Tetapkan Daya Tampung SNPMB 2026 Sebanyak 11.623, Ini Rinciannya
-
Indonesia Intensifkan Diplomasi Demi Keselamatan Kapal di Selat Hormuz
-
Pasar Saham Panik, Menkeu Klaim Guncangan IHSG Cuma Sementara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.