Warga Binaan Lapas Ciamis Dikerahkan untuk Membantu Korban Banjir di Pamarican

Rabu, 18 Feb 2026, 22:17 WIB

Ciamis - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis menurunkan sejumlah warga binaan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana banjir luapan sungai di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Ciamis, James P Tampubolon mengatakan, kegiatan itu bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang saat ini diarahkan ke daerah yang terdampak banjir.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

"Kami menerjunkan 11 warga binaan yang notabenenya memang sebentar lagi mau bebas. Ya, ibarat kata mereka lagi menjalani program asimilasi kerja sosial luar," kata James.

Ia menuturkan, Lapas Ciamis selama ini rutin menggelar kegiatan sosial yang tujuannya untuk membantu masyarakat, di antaranya seperti menyalurkan bahan pokok pangan.

Saat ini, lanjut dia, ada kejadian bencana banjir di Kecamatan Pamarican yang dinilai membutuhkan bantuan dari pihak luar, sehingga Lapas Ciamis menggelar bakti sosial di daerah tersebut.

"Kami pihak lapas mengarahkan bantuan kami ke titik ini, dengan harapan inilah kontribusi kami kepada masyarakat sekitar, bahwa lapas itu harus bermanfaat buat masyarakat," katanya.

Ia menyampaikan, bantuan yang diberikan tidak hanya menyalurkan kebutuhan pangan bagi masyarakat yang terdampak banjir, tapi juga memberikan bantuan tenaga dengan menerjunkan warga binaan.

Warga binaan itu, lanjut dia, sebelum kembali ke masyarakat, terlebih dahulu bisa memberikan kontribusi langsung kepada korban banjir dengan membersihkan lingkungan, rumah, dan sumur yang tercemari banjir.

"Dengan ada kegiatan ini kami bawa kemari untuk memberikan kontribusi juga terhadap masyarakat dengan membantu korban bencana, membersihkan rumahnya, dan membersihkan sumur-sumur yang ada di Pamarican," katanya.

Warga binaan Lapas Ciamis itu melakukan kegiatan bergabung bersama aparatur pemerintah daerah, TNI, sukarelawan, dan masyarakat lainnya secara bergotong royong membersihkan lingkungan usai banjir.

Bencana banjir tersebut menerjang pemukiman rumah penduduk di dua desa, dan sempat mengevakuasi 164 warga dari terjangan banjir ke tempat pengungsian sementara.

Sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah Ciamis menyebabkan aliran Sungai Citalahab meluap dan tanggul jebol akibatnya air mengalir ke pemukiman rumah warga, dan menggenangi area pertanian, Senin (16/2).

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.