Liga Champions: Momen Krusial Duet Mbappe–Vinicius di Real Madrid

Selasa, 17 Feb 2026, 06:30 WIB

MADRID – Pemain bintang asal Prancis, Kylian Mbappe, dipastikan siap kembali memperkuat Real Madrid dalam laga play-off Liga Champions menghadapi Benfica, Rabu (18/2) dini hari WIB, setelah diistirahatkan pada akhir pekan.

Kembalinya top skor sekaligus pemain terbaik Madrid musim ini menjadi kabar menggembirakan bagi pelatih Alvaro Arbeloa. Namun, situasi itu kembali memunculkan pertanyaan klasik: apakah Los Blancos kehilangan keseimbangan ketika Mbappe dan winger Brasil Vinicius Junior tampil bersamaan di lini depan?

Ket. Foto: Kylian Mbappe dan Vinicius Junior. — Sumber: AFP

Masalah tersebut sejatinya kian kompleks ketika Jude Bellingham tersedia. Namun gelandang Inggris itu tengah dibekap cedera dan dipastikan absen dalam lawatan ke Lisbon menghadapi tim asuhan Jose Mourinho.

Ketiga bintang tersebut sebelumnya tampil bersama saat Madrid tumbang 2-4 dari Benfica pada fase liga akhir Januari lalu. Kekalahan itu memaksa raksasa Spanyol tersebut harus melalui jalur play-off, ironisnya kembali menghadapi lawan yang sama.

Dalam laga tersebut, Mbappe mencetak dua gol dan kini memimpin daftar top skor Liga Champions dengan 13 gol. Meski demikian, Madrid kala itu dipermalukan permainan efektif tim Mourinho, yang mengunci tiket play-off berkat sundulan dramatis kiper Ukraina Anatoliy Trubin pada menit ke-98.

Akhir pekan lalu, Mbappe hanya menjadi pemain cadangan saat Madrid mengalahkan Real Sociedad 4-1 di Santiago Bernabeu akibat gangguan lutut ringan. Di laga itu, Vinicius tampil gemilang. Ia memenangkan sekaligus mengeksekusi dua penalti, dalam salah satu performa terbaiknya di musim yang naik-turun.

“Sejak saya datang, dia sudah menunjukkan level yang sangat tinggi,” puji Arbeloa. “Dia pemain yang melampaui statistik, bagaimana dia bisa mengubah jalannya pertandingan, memengaruhi lawan, dan menarik banyak pemain. Dia salah satu yang terbaik di dunia, dan merupakan privilese bagi saya untuk melatihnya.”

Dengan ruang gerak luas dan peran sentral saat melawan La Real, Vinicius benar-benar memberi cap pada permainan Madrid. Namun di Estadio da Luz, ia harus berbagi panggung dengan Mbappe.

“Mbappe dalam kondisi sangat baik. Memang musim ini dia beberapa kali mengalami gangguan kecil,” ujar Arbeloa. “Dia selalu berusaha maksimal setiap kali bermain, dan kami memutuskan tidak mengambil risiko agar dia siap menjadi starter pada Selasa. Dan itu akan terjadi.”

Sejak menggantikan Xabi Alonso pada Januari lalu, Arbeloa menegaskan komitmennya untuk mengandalkan para bintang ketika tersedia. Kebijakan rotasi dan pendekatan meritokrasi Alonso disebut kurang selaras dengan karakter sebagian pemain inti Madrid.

Strategi Arbeloa yang mengadopsi pendekatan serupa dengan mantan pelatih Carlo Ancelotti dalam menjaga keharmonisan ruang ganti, sejauh ini terlihat cukup efektif. Performa Vinicius, misalnya, meningkat signifikan setelah sempat mengalami paceklik gol panjang pada era Alonso.

Namun persoalan keseimbangan belum sepenuhnya terpecahkan. Kualitas luar biasa Mbappe, Vinicius, Bellingham dan kolega memang cukup untuk menggulung sebagian besar lawan. Tetapi melawan tim yang terorganisasi dengan baik, Madrid kerap terekspos.

Sejarah pernah mencatat perjudian era “Galactico” Madrid pada 2000-2006 yang tak sepenuhnya berbuah manis. Deretan superstar seperti Luis Figo, David Beckham, dan Ronaldo kala itu gagal menghadirkan dominasi trofi sesuai ekspektasi.

Mbappe dan Vinicius sendiri mengaku menikmati kerja sama mereka. Kombinasi keduanya kini jauh lebih padu dibandingkan awal kedatangan Mbappe musim lalu, ketika keduanya sering menempati ruang yang sama.

Meski demikian, minimnya kontribusi defensif dan pressing dari keduanya membuat beban kerja lini tengah dan belakang menjadi lebih berat.

Usai kemenangan atas Real Sociedad, gelandang Fede Valverde menyoroti semangat kolektif tim. “Semua bekerja keras. Anda bisa melihat kami bertahan sebagai satu tim sepanjang pertandingan,” ujarnya.

Pertanyaannya kini: mampukah Madrid mempertahankan intensitas kolektif tersebut saat menghadapi Benfica, dan lawan-lawan elite lainnya, dengan Mbappe dan Vinicius bermain bersama sejak menit pertama? Jawabannya akan mulai terungkap di Lisbon.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.