Jangan Keliru, Hilal Masih di Bawah Ufuk, Simak Prediksi Resmi BMKG Soal Awal Puasa Ramadhan

Selasa, 17 Feb 2026, 17:34 WIB

MATARAM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Mataram melaporkan bahwa posisi hilal di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa (17/2) sore masih berada di bawah ufuk. 

Berdasarkan hasil observasi di Lombok Utara, tinggi hilal tercatat berada pada posisi minus 1,268 derajat dengan elongasi yang sangat kecil. Data astronomis ini menjadi salah satu rujukan krusial dalam Sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta untuk menetapkan awal 1 Ramadhan 1447 Hijriah bagi seluruh umat Muslim di Indonesia.

Ket. Foto: Ilustrasi: Petugas rukyat meneropong posisi hilal guna menentukan 1 Ramadhan di Pos Observasi Taman Wisata Pantai Loang Baloq, Mataram, NTB. — Sumber: ANTARA/Ahmad Subaidi

"Tinggi hilal minus 1,268 derajat dan elongasi 1,208 derajat," kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram Sumawan dalam laporan di Mataram, Selasa.

Sumawan mengatakan dengan posisi Bulan masih di bawah garis horizon dan elongasi yang sangat kecil tersebut, maka hilal secara astronomis tidak bisa teramati secara jelas.

Menurutnya, secara umum hilal berpotensi terlihat jelas jika berada di atas ufuk dengan ketinggian positif dan memiliki elongasi minimal sekitar 6 hingga 7 derajat.

Selain melakukan pemantauan hilal di Lombok Utara, BMKG NTB juga menyiapkan titik rukyatul hilal di Pantai Loang Baloq, Kota Mataram. Kegiatan pengamatan hilal tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 17.00 WITA pada Rabu (18/2).

Sumawan menerangkan bahwa tinggi hilal saat pemantauan besok (18/2) sore telah mencapai 8,287 derajat dengan elongasi 11,588 derajat.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya Kementerian Agama (Kemenag) menggelar sidang isbat penetapan awal bulan Hijriah di Jakarta pada Selasa (17/2).

Hasil sidang isbat tersebut menjadi dasar resmi pemerintah pusat dalam menetapkan awal puasa Ramadhan untuk masyarakat Indonesia.

Kementerian Agama bersama BMKG melakukan pemantauan hilal secara serentak pada 133 titik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan rincian 96 titik dipantau oleh Kementerian Agama dan 37 titik dilakukan oleh BMKG.

  • hilal ramadhan 2026
  • bmkg mataram
  • sidang isbat kemenag
  • awal puasa 2026
  • rukyatul hilal ntb
  • pengamatan hilal

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.