- Home
-
- Megapolitan
-
- Peran Organisasi Keagamaan...
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
Minggu, 26 Apr 2026, 09:55 WIBJAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Kerukunan Umat Pentakosta Indonesia (PERKUPI) Provinsi DKI Jakarta di Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya peran organisasi keagamaan dalam menjaga harmoni sosial di tengah perkembangan Jakarta sebagai kota global.
Rano Karno menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta semangat pelayanan kepada masyarakat.
"Selamat kepada para pengurus DPW PERKUPI Provinsi DKI Jakarta yang dilantik," ujar Rano Karno.
"Amanah ini kiranya dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pelayanan demi kemajuan organisasi serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat," lanjutnya.
Menurutnya, PERKUPI memiliki posisi strategis dalam memperkuat persaudaraan antarsesama warga dan menjaga kerukunan antarumat beragama. Peran tersebut dinilai sangat penting, terutama di tengah dinamika Jakarta yang terus berkembang sebagai pusat ekonomi nasional.
Ia menambahkan, kontribusi organisasi keagamaan tidak hanya terbatas pada kehidupan spiritual, tetapi juga mendukung pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Kehadiran organisasi seperti PERKUPI dinilai mampu menjadi jembatan dalam memperkuat solidaritas sosial.
"Peran ini menjadi semakin penting di tengah dinamika Jakarta sebagai kota yang terus berkembang," tutur Rano.
Wagub Rano juga menegaskan bahwa keberagaman merupakan fondasi utama Jakarta sebagai kota metropolitan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus aktif menjaga nilai toleransi dan memperkuat rasa kebersamaan.
"Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga nilai toleransi, mempererat kebersamaan, serta menghadirkan kehidupan yang aman dan sejahtera bagi seluruh warga," katanya.
Ia berharap PERKUPI Jakarta dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadapi berbagai persoalan sosial. Selain itu, organisasi tersebut juga diharapkan menjadi garda terdepan dalam memperkuat nilai kebangsaan dan persatuan di tengah masyarakat.
Menutup sambutannya, Rano Karno mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat kolaborasi demi mewujudkan Jakarta yang inklusif, harmonis, dan berdaya saing global.
"Mari kita jaga semangat kolaborasi dan inovasi untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang inklusif, harmonis, dan berdaya saing global," pungkasnya.
- Toleransi Beragama
- Pemprov DKI Jakarta
- kerukunan umat beragama
- Wagub DKI Rano Karno
- Jakarta Kota Global
- dedikasi dan kolaborasi
- Perkumpulan Kerukunan Umat Pentakosta Indonesia (PERKUPI)
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Rekor Baru Singapura: Angka Kasus Korupsi Menurun
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
HUT Jakarta 2026 ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum dan Tempat Wisata 3 Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.