Bupati Gunung Mas Minta Tokoh Adat Jadi Jembatan Aspirasi Warga

Senin, 16 Feb 2026, 18:03 WIB

Bupati Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng), Jaya Samaya Monong meminta tokoh adat menjadi jembatan dan penyambung aspirasi masyarakat dengan pemerintah sehingga kebijakan yang ditetapkan tepat sasaran dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

"Tokoh masyarakat adalah salah satu pilar pembangunan daerah. Tanpa peran mereka maka pembangunan tidak berjalan dengan baik dan tidak akan seimbang antara kepentingan adat dan dunia modern," kata Saya Monong di Kuala Kurun, Senin.

Ket. Foto: Bupati Gumas Jaya S Monong menyematkan tanda kedamangan kepada para damang saat pelantikan di Kuala Kurun. — Sumber: Antara Foto

Bupati Gunung Mas dua periode ini mengatakan wilayah kabupaten yang berbatasan dengan Kota Palangka Raya ini adalah daerah yang kaya dengan sumber daya alam, budaya dan kearifan lokal.

Namun demikian, menurut dia, masih banyak tantangan yang dihadapi, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, sosial maupun pengelolaan adat dan budaya serta pengelolaan lingkungan.

"Maka, dalam rangka mengatasi masalah itu diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat termasuk tokoh adat," katanya.

Pernyataan itu diungkapkan Bupati Gunung Mas ini saat dikonfirmasi terkait pelantikan lima damang dan mantir adat di Kabupaten Gunung Mas.

“Layani masyarakat adat dengan baik, dengan berpedoman pada ketentuan dan peraturan yang berlaku, serta utamakan asas musyawarah mufakat dan kekeluargaan,” katanya.

Pelayanan yang baik dengan berpedoman pada aturan, serta mengutamakan asas musyawarah mufakat dan kekeluargaan sangat penting guna mencegah munculnya konflik yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia juga meminta camat selaku ketua DAD kecamatan, damang, lurah, kepala desa, mantri adat kecamatan, desa, serta kelurahan, agar berkoordinasi, bersinergi, dan berkolaborasi, dalam melayani masyarakat adat.

Lima orang yang dilantik sebagai damang pada kesempatan ini merupakan hasil pemilihan yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Oleh sebab itu, mereka harus dapat menjaga dan menjalankan amanah dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Adapun mereka yang dilantik sebagai damang yakni Darno sebagai Damang Kepala Adat Kecamatan Manuhing, dan Kuling sebagai Damang Kepala Adat Kecamatan Rungan.

Lalu Evapras sebagai Damang Kepala Adat Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Komardi sebagai Damang Kepala Adat Kecamatan Rungan Barat, serta Yuelis Untung sebagai Damang Kepala Adat Kecamatan Kurun.

“Pelantikan ini merupakan langkah awal dan pijakan yang kokoh bagi damang terpilih, dalam melaksanakan berbagai tugas sampai kurun waktu enam tahun mendatang,” imbuhnya.

Ia pun mengingatkan kepada para damang telah terpilih dan baru saja dilantik agar segera melakukan serah terima jabatan, beserta aset-aset kedamangan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada damang yang telah berakhir masa jabatannya, sekaligus selamat melaksanakan kepada mereka yang pada hari ini telah dilantik serta sukses selalu,” kata Jaya.

  • Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.