Desakan Mundur Menguat, Presiden FIFA Infantino Justru Dapat Gelombang Dukungan
Minggu, 09 Agu 2026, 00:30 WIBPARIS â Posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA kembali menjadi sorotan. Setelah lebih dari sepekan mendapat kritik tajam terkait rencana investasi swasta yang akhirnya ditangguhkan, Infantino mulai memperoleh dukungan dari sejumlah pihak. Namun, pada saat yang sama, desakan agar pria berusia 56 tahun itu mundur juga semakin keras.
Dukungan terhadap Infantino datang dari sejumlah tokoh dan organisasi yang memiliki hubungan dekat dengannya selama satu dekade kepemimpinannya, termasuk Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) dan sejumlah figur penting sepak bola Amerika Selatan.
Di tengah tekanan tersebut, FIFA sebelumnya mengungkapkan rencana menghimpun dana hingga 4,2 miliar dolar AS berdasarkan valuasi 20 miliar dolar AS untuk membentuk anak usaha komersial baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE).
Perusahaan tersebut direncanakan menangani sejumlah kegiatan komersial FIFA, termasuk penyelenggaraan Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub. Namun, rencana itu kini ditangguhkan setelah memicu kontroversi dan kritik dari sejumlah pihak.
Salah satu hubungan paling penting dalam perjalanan karier Infantino justru kini berubah menjadi konflik terbuka.
UEFA, badan sepak bola Eropa yang pernah dipimpin Infantino sebagai sekretaris jenderal pada 2009-2016, secara terbuka berseteru dengan FIFA. Pada Kamis, UEFA kembali menegaskan pernyataannya bahwa mereka tidak lagi memiliki âkepercayaanâ terhadap Infantino.
UEFA bahkan kembali mengancam kemungkinan memboikot Piala Dunia.
Tekanan semakin kuat setelah Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF), salah satu anggota UEFA, secara terbuka meminta Infantino segera meninggalkan jabatannya.
âKami akan meminta presiden FIFA untuk mengundurkan diri sekarang,â kata Presiden NFF Lise Klaveness, Sabtu.
Infantino diperkirakan tidak akan mengindahkan tuntutan tersebut. Ia diyakini tetap akan melanjutkan kampanye untuk terpilih kembali sebagai presiden FIFA untuk masa jabatan keempat sekaligus terakhir dalam kongres yang akan berlangsung di Rabat, Maroko, Maret mendatang.
Saat ini, Infantino merupakan satu-satunya kandidat yang telah muncul. Batas waktu pengajuan pencalonan ditetapkan pada 18 November.
Selain melalui pemilihan reguler, terdapat mekanisme untuk menggelar kongres luar biasa FIFA yang dapat membahas mosi tidak percaya terhadap presiden.
Nama Klaveness bahkan disebut-sebut sebagai salah satu kandidat potensial untuk menggantikan Infantino. Jika terpilih, perempuan berusia 45 tahun itu akan menjadi wanita pertama yang memimpin sepak bola dunia.
Namun, Klaveness menegaskan bahwa tuntutannya agar Infantino mundur bukan didorong ambisi pribadi.
âKita belum sampai ke sana,â ujar Klaveness. âBagi kami, saat ini persoalannya adalah masalah-masalah yang sudah saya sampaikan, bukan mengenai individu tertentu.â
âRasanya aneh jika saya mulai menjawab pertanyaan tentang diri saya sendiri, dan hal yang sama berlaku untuk semua orang,â tambahnya.
Di tengah tekanan dari UEFA, sejumlah konfederasi dan federasi anggota FIFA justru mulai memberikan dukungan kepada Infantino.
Presiden Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF), Victor Montagliani, sebelumnya menjadi salah satu nama yang paling sering disebut sebagai calon penantang Infantino.
CONCACAF, yang menaungi tiga negara tuan rumah Piala Dunia terbaru, termasuk salah satu pihak yang paling keras mengkritik kepemimpinan Infantino. Organisasi tersebut sebelumnya menyerukan perlunya âevaluasi menyeluruhâ terhadap kepemimpinan sang presiden FIFA.
Namun, CONCACAF belum memberikan pernyataan terbaru setelah FIFA merilis pernyataan dukungan terhadap Infantino pada Rabu malam, menyusul pertemuan darurat para pejabat senior FIFA di Maroko.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga sempat mengkritik cara FIFA menangani rencana investasi tersebut. Namun, seperti CONCACAF, AFC memilih tidak memberikan komentar lebih lanjut setelah pernyataan terbaru FIFA.
Sementara itu, Infantino justru mendapatkan dukungan terbuka dari Amerika Selatan.
Setelah menghadiri pelantikan presiden Kolombia Abelardo de la Espriella di Cali, Infantino terlihat bersama Presiden CONMEBOL Alejandro Dominguez dan Presiden Federasi Sepak Bola Kolombia Ramon Jesurun.
Sebelumnya, CONMEBOL memang menyatakan keprihatinannya terhadap sejumlah tindakan FIFA yang dinilai dilakukan secara sepihak.
Namun, pada Jumat, Dominguez memberikan dukungan lebih jelas kepada Infantino.
âKita tidak bisa mengabaikan pekerjaan besar yang telah dilakukan Infantino,â ujar Dominguez kepada wartawan.
âKita harus terus bekerja untuk sepak bola melalui dialog. Kita tidak harus selalu sepakat.â
Dukungan juga datang dari Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) dan Paraguay pada Kamis, kemudian disusul Venezuela dan Ekuador pada Jumat.
Meksiko, salah satu tuan rumah Piala Dunia, juga menyatakan dukungannya.
âFMF mendukung kepemimpinan Presiden Infantino,â demikian pernyataan Federasi Sepak Bola Meksiko.
CAF bahkan secara resmi menegaskan kembali dukungannya. Komite eksekutif konfederasi tersebut menyatakan secara bulat bahwa mereka âkembali menegaskan dukunganâ kepada Infantino.
Keputusan CAF itu disambut positif oleh Menteri Olahraga Afrika Selatan Gayton McKenzie. Sebelumnya, ia meminta sepak bola Afrika menolak apa yang disebutnya sebagai upaya âpenghakiman publikâ terhadap Infantino.
Dengan dukungan yang mulai mengalir dari sejumlah konfederasi dan federasi, posisi Infantino untuk sementara tampak lebih kuat. Namun, konflik terbuka dengan UEFA dan desakan dari sejumlah asosiasi anggota menunjukkan bahwa perjalanan menuju masa jabatan keempatnya masih jauh dari kata mudah.
Pemilihan presiden FIFA di Rabat pada Maret mendatang pun berpotensi menjadi salah satu momentum politik paling menarik dalam sejarah sepak bola dunia dalam beberapa tahun terakhir.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
PT KAI Catat KA Mutiara Selatan Layani 185.808 Pelanggan
-
Tiongkok Berencana Perluas Stasiun Luar Angkasa Tiangong
-
Perumda Pasar Jaya Pantau Harga 37 Komoditas guna Dukung Stabilitas Harga Pangan
-
Ilmuwan Ungkap Jutaan Spesies Serangga di Bumi Belum Teridentifikasi.
-
Program Magang Nasional 2026 Buka 150 Ribu Kuota, Peserta Digaji Rp3,5 Juta-Rp6 Juta per Bulan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.