Gaet Wisatawan Mancanegara, Festival Budaya Lembah Baliem Jadi Ajang Promosi Budaya Papua Pegunungan

Minggu, 09 Agu 2026, 00:59 WIB

JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan bahwa Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 merupakan ajang untuk mempromosikan seni dan budaya Papua Pegunungan.

Menurut dia, festival yang diadakan di Kabupaten Jayawijaya dari 7 sampai 8 Agustus 2026 itu menghadirkan ruang untuk memperkenalkan budaya Papua Pegunungan kepada khalayak luas, termasuk wisatawan mancanegara.

Ket. Foto: Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh (kiri) menghadiri Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (7/8). — Sumber: Antara foto/HO-Kementerian Pariwisata

Sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian yang dikonfirmasi di Jakarta pada Sabtu, Ni Luh mengatakan bahwa Lembah Baliem memiliki kekayaan alam, budaya, dan tradisi yang terjaga.

Kekayaan itu bisa menjadi modal untuk menghadirkan pengalaman wisata yang autentik bagi wisatawan yang mengunjungi wilayah Provinsi Papua Pegunungan.

Festival Budaya Lembah Baliem masuk dalam daftar Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, menegaskan posisinya sebagai salah satu festival budaya unggulan yang mampu mendukung peningkatan daya saing pariwisata nasional.

Ni Luh mengatakan bahwa festival seni dan budaya lokal itu membuka peluang bagi para pelaku seni; pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); serta pengusaha akomodasi, transportasi, serta kuliner.

"Seni dan pariwisata memiliki kekuatan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat," katanya.

"Dampaknya bisa dirasakan tidak hanya oleh pemerintah dan masyarakat, tetapi juga pelaku seni budaya, UMKM, penyedia akomodasi dan transportasi, hingga usaha makanan dan minuman," ia menjelaskan.

Selama mengunjungi Jayawijaya, Wakil Menteri Pariwisata juga berdialog dengan warga mengenai upaya penguatan sanggar seni dan budaya di daerah.

Dia menyatakan bahwa Kementerian Pariwisata bersama Kementerian Koperasi akan berkolaborasi untuk mendukung penguatan ekosistem seni dan budaya serta pembukaan peluang ekonomi bagi pelaku seni.

"Bersama Kementerian Koperasi, kami berkomitmen berkolaborasi agar sanggar-sanggar tersebut terus berkembang, mampu mempertahankan tradisi, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," katanya.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa pemerintah membantu memberdayakan pelaku seni melalui pengembangan usaha ekonomi berbasis koperasi.

"Selain itu, produk-produk unggulan seperti Kopi Wamena dan berbagai komoditas potensial lainnya juga akan kami kembangkan melalui penguatan skala ekonomi koperasi sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat," katanya.

Bupati Jayawijaya Athenius Murip mengatakan, Festival Budaya Lembah Baliem menghadirkan momentum untuk menjaga warisan budaya masyarakat Papua Pegunungan dan memperkenalkannya kepada khalayak luas.

Ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival seni dan budaya secara berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan usaha pariwisata dan mendatangkan lebih banyak manfaat ekonomi bagi masyarakat daerah.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

Berita Terbaru

Manajer Chelsea Alonso Sebut Marco Palestra Cepat Beradaptasi Jadi Pemain Serbaguna

Pelatih Ruben Amorim Sebut Permainan AC Milan Sedang Dalam Perubahan Total

Cegah Jatuh Korban, Agen Travel Diminta Prioritaskan Keselamatan Wisatawan yang Gunakan Transportasi Laut

Judi Online Rp2,5 Triliun Mengalir di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong LPM Perkuat Ekonomi Desa

Meningkat Signifikan, BEI Catat Investor Saham Tumbuh 16,83 Persen Capai 10,05 Juta SID

Gawat Kobaran Api Terus Menjalar, Karhutla di Gunung Bromo Semakin Meluas Akibat Angin Kencang

Perkuat Riset, Universitas Katolik Fajar Timur Papua Diharapkan Jadi Pusat Pengembangan Inovasi

Terus Semangat, Pelatih Timnas John Herdman Janji Benahi Skuad Garuda Seusai Piala AFF

Aksi Keji Disertai Asusila, Polisi Ungkap Motif Lima Tersangka Penyekapan Karyawan di Tangerang

Bromo Ditutup Total: Kebakaran Meluas, Seluruh Akses Wisata Resmi Dihentikan

Wisatawan Diminta Berhati-hati, Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Empat Kali

Mengagetkan, Kenapa Empat Produsen Mobil Ini Tarik 512.000 Lebih Kendaraan di Korea Selatan

Perkuat Kemandirian Pangan, Distan Lebak Ajak Warga untuk Manfaatkan Lahan Tidur

Dedi Mulyadi Bikin Aturan Baru, Knalpot Brong Diganti Gratis di Pos Polisi bagi Pengendara Kurang Mampu

Gaet Wisatawan Mancanegara, Festival Budaya Lembah Baliem Jadi Ajang Promosi Budaya Papua Pegunungan

Pelaku Usaha Didorong Menerapkan Inovasi Kemitraan untuk Perkuat Jaringan Bisnis

Hindari Aktivitas di Luar Rumah, Korea Selatan Dilanda Gelombang Panas Hingga 37 Derajat Celsius

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.