BI Lampung Ingatkan Potensi Kenaikan Inflasi Selama Ramadan dan Idul Fitri

Rabu, 11 Feb 2026, 09:12 WIB

BANDARLAMPUNG - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung Bimo Epyanto mengingatkan potensi kenaikan harga barang dan jasa yang bisa menyebabkan inflasi (demand pull inflation) selama Ramadan dan Idul Fitri 2026.

"Kita semua perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya fenomena demand pull inflation, yakni adanya kenaikan harga barang serta jasa akibat lonjakan permintaan masyarakat yang tidak diimbangi dengan pasokan produksi," ujar Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung Bimo Epyanto di Bandarlampung, Rabu (11/2).

Ket. Foto: Kenaikan harga pangan berpotensi inflasi saat Ramadan dan Idul Fitri nanti. — Sumber: antara foto

Ia menjelaskan, secara historis selama 2021-2025, pendorong utama inflasi di periode hari besar keagamaan nasional didominasi oleh kenaikan permintaan kelompok bahan makanan dan transportasi.

"Dari kelompok makanan minuman selama 2021-2025 yang menjadi penyumbang utama inflasi selama periode Ramadhan dan Idul Fitri adalah bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, daging ayam ras, dan minyak goreng yang mencatatkan rata-rata andil inflasi bulanan cukup tinggi," katanya.

Sementara itu, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) BI pada awal Februari 2026, harga beras, bawang merah, serta daging dan telur ayam ras telah tercatat di atas rentang historis selama lima tahun terakhir, sehingga perlu diwaspadai agar tidak menjadi sumber inflasi.

"Seiring akan memasuki periode panen raya padi, optimalisasi panen dan penguatan pasca panen menjadi kunci untuk menjaga cadangan pangan serta stabilitas pasokan ke depan," ucap dia.

Sedangkan, sejumlah komoditas pangan lain harganya masih dalam rentang yang terjaga, seperti gula pasir, daging sapi, bawang putih, dan cabai merah. Namun, minyak goreng dan cabai rawit mulai menujukan tren harga yang meningkat sehingga perlu diwaspadai.

"Sehingga untuk menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri perlu tetap menerapkan strategi 4K yakni menjaga keterjangkauan harga, menjaga kelancaran distribusi, memastikan ketersediaan pasokan dan menjalankan komunikasi yang efektif," ujar dia. 

Dalam kesempatan ini, ia turut mengapresiasi capaian inflasi Lampung tahun 2025 yang berada kisaran 1,25 persen dari tahun ke tahun (yoy), dan menempatkan Lampung sebagai provinsi dengan inflasi terendah kedua secara nasional.

"Capaian ini mencerminkan sinergi yang kuat. Namun, kewaspadaan harus terus ditingkatkan agar tren positif tidak berbalik arah ketika permintaan kebutuhan pokok meningkat tajam dalam beberapa minggu ke depan,” katanya.

BI, lanjut dia, akan terus mendukung kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melalui penyediaan analisis data dan proyeksi komoditas penyumbang inflasi, khususnya kelompok volatile food seperti cabai, bawang merah, dan daging, secara real time. 

"Selain itu, melalui digitalisasi pemantauan harga, juga menjadi fokus untuk mempercepat pengambilan kebijakan," ucap dia.

  • Ramadan dan Idul Fitri
  • BI Lampung
  • Potensi Inflasi

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.