Timor-Leste Resmi Gabung dengan Asean

Senin, 27 Okt 2025, 02:50 WIB

KUALA LUMPUR - Untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 26 tahun, Asean telah memperluas keanggotaannya dengan Timor-Leste secara resmi diterima sebagai anggota ke-11 pada Minggu (26/10).

Pengumuman ini muncul saat para pemimpin organisasi regional itu berkumpul untuk mengikuti KTT Asean ke-47 di Kuala Lumpur yang diselenggarakan di bawah kepemimpinan Malaysia saat ini.

Ket. Foto: PM Timor Leste, Xanana Gusmao (kiri) berbicara saat konferensi pers didampingi PM Malaysia, Anwar Ibrahim, di Putrajaya pada Desember lalu. Pada Minggu (26/10), Timor Leste resmi bergabung dengan Asean. — Sumber: AFP/Vincent Thian

Penerimaan Timor-Leste dinyatakan secara resmi usai upacara pembukaan pertemuan puncak tersebut, yang menandai tonggak sejarah bagi negara kepulauan berpenduduk 1,3 juta orang itu, dan Asean, di saat dinamika geopolitik yang berubah dan ketidakpastian ekonomi global yang terus berlanjut.

Timor-Leste adalah negara pertama yang bergabung dengan kelompok tersebut sejak masuknya Kamboja pada tahun 1999. Negara ini, yang memperoleh kemerdekaan pada tahun 2002, kini bergabung dengan komunitas yang dimulai sebagai asosiasi beranggotakan lima orang pada tahun 1967 dan saat ini mewakili lebih dari 700 juta orang di seluruh Asia Tenggara.

Timor-Leste mengajukan permohonan keanggotaan pada tahun 2011 dan menerima persetujuan prinsip pada tahun 2022, setelah bertahun-tahun melakukan upaya penguatan kelembagaan dan pengembangan kapasitas untuk memenuhi persyaratan politik, ekonomi, dan administratif Asean.

Para pengamat mengatakan perluasan ini menggarisbawahi komitmen Asean terhadap keterbukaan dan kohesi regional, bahkan ketika masih ada pertanyaan mengenai kemampuannya untuk mempertahankan persatuan dan relevansi di tengah meningkatnya persaingan di antara kekuatan-kekuatan besar.

Anggota ke-11

Penerimaan Timor-Leste diresmikan pada pagi hari tanggal 26 Oktober, saat para pemimpin Asean mendukung masuknya negara tersebut sebagai salah satu item pertama dalam agenda pertemuan puncak setelah upacara pembukaan.

Saat itu ditandai dengan Perdana Menteri Xanana Gusmao bergabung dengan 10 pemimpin Asean untuk meneken dokumen yang mengkonfirmasi keikutsertaan Timor Leste yang telah lama dinantikan, sekaligus mengukuhkan status negara itu sebagai anggota ke-11 Asean.

 “Keikutsertaan Timor Leste telah melengkapi keluarga Asean,” ucap PM Malaysia, Anwar Ibrahim. “Dalam komunitas ini, pembangunan Timor-Leste dan otonomi strategisnya akan menemukan dukungan yang kuat dan berkelanjutan,” imbuh dia.

Sementara itu PM Gusmao mengatakan bahwa bergabungnya Timor Leste ke Asean merupakan bukti semangat rakyatnya dan komitmen mereka terhadap demokrasi.

“Bergabungnya Timor Leste ke dalam Asean menandai dimulainya era baru kolaborasi dan pertumbuhan di salah satu kawasan paling dinamis di dunia. Timor-Leste bergabung dengan kerendahan hati dan kebanggaan, sepenuhnya merangkul nilai-nilai inti Asean yang saling menghormati, kerja sama damai, persatuan dalam keberagaman, dan solidaritas regional,” ujar dia. CNA/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.