Russia Tingkatkan Operasi Intelijen dan Sabotase di Norwegia dan Arktik

Selasa, 10 Feb 2026, 00:03 WIB

OSLO - Badan intelijen Norwegia memperkirakan peningkatan signifikan dalam aktivitas spionase dan sabotase Russia di Norwegia dan wilayah Arktik.

Dari Militarnyi, menurut penilaian dinas keamanan Norwegia, Moskow dapat melakukan tindakan sabotase yang bertujuan untuk melemahkan dukungan Norwegia terhadap Ukraina. Yang menjadi perhatian khusus adalah potensi serangan terhadap infrastruktur energi negara tersebut, baik fisik maupun siber.

Ket. Foto: Ilustrasi.Pasukan khusus GRU Russia. Agen-agen Rusia kemungkinan akan beradaptasi dengan kondisi baru dan mencari metode operasi alternatif. — Sumber: Istimewa

Norwegia, sekutu Ukraina dan pemasok gas pipa terbesar di Eropa, semakin khawatir bahwa intelijen Russia mungkin menargetkan fasilitas-fasilitas penting.

Dalam laporan penilaian ancaman tahunannya yang diterbitkan pada hari Jumat, Dinas Keamanan Norwegia (PST) mengatakan pihaknya memperkirakan peningkatan aktivitas intelijen Rusia pada tahun 2026, yang berfokus pada instalasi dan latihan militer sekutu, dukungan Oslo untuk Ukraina, dan operasi di Kutub Utara dan Arktik.

Norwegia telah mengusir petugas intelijen Russia yang beroperasi di bawah kedok diplomatik dan menutup sebagian besar pelabuhannya untuk kapal-kapal Rusia, sehingga membatasi kemampuan Moskow.

Namun, badan-badan intelijen memperkirakan bahwa agen-agen Rusia kemungkinan akan beradaptasi dengan kondisi baru dan mencari metode operasi alternatif.

Intelijen Norwegia juga mencatat bahwa Russia kemungkinan akan terus melakukan pengawasan di sepanjang garis pantai Norwegia yang panjang dan kompleks serta memetakan infrastruktur penting menggunakan kapal sipil.

Perlu dicatat secara terpisah bahwa dinas keamanan Russia semakin berupaya merekrut pengungsi Ukraina di Norwegia untuk mengumpulkan informasi intelijen atau melakukan sabotase.

Individu yang memiliki kerabat atau harta benda di wilayah Ukraina yang diduduki Rusia dianggap sangat rentan.

Dengan sekitar 100.000 pengungsi Ukraina yang saat ini berada di Norwegia, upaya perekrutan semacam itu menimbulkan "masalah serius" bagi keamanan nasional.

Di Arktik, Norwegia terus memantau dengan cermat aktivitas militer Rusia di Atlantik Utara dan di Semenanjung Kola, tempat Armada Utara Rusia bermarkas dan sebagian besar kemampuan serangan nuklir balasannya terkonsentrasi.

Sebelumnya, pada bulan Januari, Militarnyi melaporkan bahwa di Swedia, para biarawati dari 20 gereja Biara St. Elizabeth dilaporkan bekerja untuk intelijen Rusia dan mengumpulkan dana untuk pasukan pendudukan Rusia dengan kedok kegiatan amal.

  • Intelejen Russia

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.