Pasar RI Bernapas Lega: IHSG Hari Ini Menguat di Tengah Pulihnya Kepercayaan Investor
Selasa, 10 Feb 2026, 18:20 WIBJAKARTA â Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencerminkan mulai membaiknya persepsi investor terhadap prospek pasar keuangan Indonesia, setelah sebelumnya tertekan oleh sentimen global dan kekhawatiran domestik.
Pulihnya kepercayaan ini terlihat dari kembalinya minat beli pada saham-saham berfundamental kuat, terutama di sektor perbankan, komoditas, dan konsumsi, yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
Secara makro, rebound IHSG menunjukkan pasar merespons positif sinyal stabilitas kebijakan fiskal dan moneter, serta optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi domestik.
Masuknya kembali aliran modal asingâmeski masih selektifâmenjadi indikator bahwa risiko Indonesia dinilai mulai terkendali. Kondisi ini memperkuat likuiditas pasar dan membantu meredam volatilitas.
Dengan demikian, penguatan IHSG bukan sekadar teknikal rebound, melainkan refleksi awal pemulihan kepercayaan investor.
Namun keberlanjutan tren positif ini tetap bergantung pada konsistensi kebijakan ekonomi, stabilitas nilai tukar, serta perkembangan sentimen global dalam beberapa waktu ke depan.
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/2) sore, ditutup menguat 99,87 poin atau 1,24 persen ke posisi 8.131,74 seiring mulai pulihnya kepercayaan investor terhadap pasar saham Indonesia.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,49 poin atau 1,03 persen ke posisi 829,43.
"IHSG tetap menguat mengikuti Bursa kawasan Asia. Meskipun begitu, penguatan tertahan oleh keputusan FTSE Russell untuk menunda review indeks Indonesia yang semula dijadwalkan pada Maret 2026," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam kajiannya di Jakarta.
Dari dalam negeri, kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia dinilai berangsur-angsur mulai pulih kembali, selain didukung oleh tren penguatan indeks Bursa global dan harga komoditas.
Di sisi lain, rilis data penjualan ritel Desember yang turun ke level terendah dalam empat bulan juga mencerminkan melemahnya permintaan konsumen meskipun masih ada berbagai langkah dukungan dari pemerintah.
Dari kawasan Asia, Jepang, penguatan didukung oleh ekspektasi bahwa kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu akan memungkinkannya mendorong peningkatan belanja dan pemangkasan pajak.
Pelaku pasar juga merespons positif pernyataan bahwa langkah stimulus Jepang tersebut tidak akan semakin membebani keuangan publik Jepang.
Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor menguat dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 2,93 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor properti yang naik masing- masing sebesar 2,53 persen dan 1,83 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu NZIA, OKAS, SOCI, INDX dan SDMU. Sedangkan saha-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ZONE, HOMI, BELL, NSSS dan MYOR.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.451.251 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 45,83 miliar lembar saham senilai Rp20,39 triliun. Sebanyak 556 saham naik 144 saham menurun, dan 116 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 1.286,60 poin atau 2,28 persen ke posisi 57.650,50, indeks Hang Seng menguat 155,99 poin atau 0,58 persen ke posisi 27.183,15, indeks Shanghai menguat 5,28 poin atau 0,13 persen ke posisi 4.128,37, dan indeks Straits Times menguat 3,41 poin atau 0,07 persen ke 4.964,25.
- Ihsg hari ini
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mangrove Desa Sugian Jadi Perhatian, Warga Lombok Timur Diminta Ikut Menjaga
-
Jadwal KRL Jakarta Kota–Bogor Berubah, Ini Rincian Lengkap Penyesuaian Terbaru
-
Kabar Buruk! Rodri dan Ruben Dias Tumbang, Manchester City Terancam Gagal Salip Arsenal?
-
Akibat Cuaca Ekstrem, Jembatan Ciwarunga Terputus sehingga Ganggu Aktivitas Warga
-
Resmi Dilantik Gubernur Pramono, Cek Daftar Nama Pejabat Baru di Lingkungan Pemprov DKI
-
Rahasia Efisiensi Armada: Bagaimana MPMRent Pertahankan Tingkat Utilisasi di Tengah Dinamika Pasar
-
Krisis Bahan Baku Tekan Industri Makanan dan Minuman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.