QRIS di Jakarta Penggunaannya Didominasi UMKM, BI DKI Terus Dongkrak Pemakaiannya

Senin, 09 Feb 2026, 17:35 WIB

JAKARTA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DKI Jakarta menyebutkan bahwa pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) mendominasi penggunaan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) di Jakarta, yang mencerminkan dukungan yang inklusif bagi pelaku usaha kecil.

"Saat ini banyak pedagang gerobak yang menggunakan QRIS. Ini menunjukkan bahwa QRIS itu inklusif, tidak hanya di mal-mal besar tapi juga di pedagang-pedagang kecil," kata Kepala KPw BI DKI Jakarta Iwan Setiawan di Jakarta, Senin (9/2).

Ket. Foto: Ilustrasi transaksi plembayaran menggunakan QRIS — Sumber: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta

Berdasarkan data yang ada, penggunaan QRIS pada 2025 mencapai 6,1 juta orang atau meningkat 3,87 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 5,9 juta.

Untuk pelaku UMKM, kata dia, saat ini juga mendominasi penggunaan QRIS di DKI Jakarta dengan totalnya mencapai 75,22 persen.

Selain meningkatnya pengguna pada sistem pembayaran digital tersebut, kata Iwan, merchant atau toko yang menggunakannya pun meningkat, di mana pada 2025 tercatat peningkatannya mencapai 13,90 persen dari 5,7 juta menjadi 6,5 juta.

"Volume transaksi juga sudah mencapai 5,6 miliar rupiah atau 36 persen dari volume transaksi nasional di angka 15,5 miliar rupiah," ujarnya.

Oleh karena itu, BI DKI Jakarta akan terus mendongkrak penggunaan QRIS pada semua transaksi di Jakarta agar dapat terlaksana digitalisasi pembayaran.

"Kami berharap ke depan kita terus mendorong upaya perluasan dan percepatan digitalisasi pembayaran," kata Iwan. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.