- Home
-
- Luar Negeri
-
- Dewan Perdamaian Gaza Sege...
Dewan Perdamaian Gaza Segera Gelar Pembicaraan di Washington
Senin, 09 Feb 2026, 01:10 WIBWASHINGTON - Dewan Perdamaian yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump akan mengadakan pertemuan para pemimpin yang pertama kalinya pada 19 Februari. Pertemuan yang direncanakan tersebut pertama kali dilaporkan oleh Axios, yang mengatakan bahwa pertemuan itu juga akan berfungsi sebagai konferensi penggalangan dana untuk rekonstruksi Gaza.
âKami dapat mengkonfirmasi bahwa pertemuan Dewan Perdamaian dijadwalkan pada 19 Februari,â kata pejabat itu dalam sebuah pernyataan.
Axios melaporkan bahwa pertemuan tersebut akan diadakan di Institut Perdamaian AS di Washington, DC. Setidaknya satu pemimpin dunia telah mengkonfirmasi partisipasinya.
Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, salah satu sekutu terdekat Trump di Uni Eropa, mengatakan pada sebuah acara kampanye di kota Szombathely di bahwa ia akan pergi ke Washington dalam dua minggu untuk menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian.
Pada akhir Januari, Trump meluncurkan dewan yang akan ia pimpin dan yang menurutnya bertujuan untuk menyelesaikan konflik global, yang menyebabkan beberapa ahli khawatir bahwa dewan semacam itu dapat melemahkan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pemerintah di seluruh dunia bereaksi hati-hati terhadap ajakan Trump untuk bergabung dengan inisiatif tersebut. Meskipun beberapa sekutu Washington di Timur Tengah telah bergabung, banyak sekutu tradisional Baratnya sejauh ini masih menjauh. Keanggotaan tetap di dewan tersebut menelan biaya 1 miliar dollar AS.
Resolusi Dewan Keamanan PBB, yang diadopsi pada pertengahan November, memberi wewenang kepada dewan dan negara-negara yang bekerja sama dengannya untuk membentuk pasukan stabilisasi internasional di Gaza, tempat gencatan senjata yang rapuh dimulai pada bulan Oktober di bawah rencana Trump yang disetujui oleh Israel dan kelompok militan Palestina Hamas.
Berdasarkan rencana Gaza yang digagas oleh Trump, yang diungkapkan pada akhir tahun 2025, dewan tersebut dimaksudkan untuk mengawasi pemerintahan sementara Gaza. Trump kemudian mengatakan bahwa dewan tersebut akan diperluas untuk menangani konflik global.
Dilanggar Berkali-kali
Juru bicara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai pertemuan Dewan Perdamaian yang direncanakan itu.
Banyak pakar hak asasi manusia mengatakan bahwa tindakan Trump yang mengawasi sebuah dewan untuk mengawasi urusan wilayah asing menyerupai struktur kolonial, dan mengkritik dewan tersebut karena tidak memasukkan seorang pun warga Palestina.
Gencatan senjata yang rapuh di Gaza telah berulang kali dilanggar, dengan lebih dari 550 warga Palestina dan empat tentara Israel dilaporkan tewas sejak gencatan senjata dimulai pada bulan Oktober 2025 lalu.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Hari Lebaran, TNGGP Tutup Sementara Seluruh Destinasi Wisata di Gede-Pangrango
-
Hore! Ada Diskon Tarif Tol 30 Persen dari Jasa Marga, Pastikan Tanggalnya Ya!
-
Pertamina Patra Niaga Bergerak Lebih Fleksibel dengan Inovasi Block Mode
-
Temani Momen Buka Puasa, Joyday Luncurkan Varian Es Krim Baru di Ramadan 2026
-
Hotel Ciputra Jakarta Resmi Menerima Sertifikasi Chinese Friendly Hotel dari Ctrip
-
Minggu Dini Hari, Kendaraan Pemudik Mulai Padati Pelabuhan Merak
-
Komandan Sayap Militer Hamas Tewas dalam Serangan Udara Israel di Gaza
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.