KADIN Sebut Produktivitas Jadi Kunci Kejar Target Pertumbuhan 8%

Minggu, 08 Feb 2026, 14:45 WIB

JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten di atas 5 persen menjadi modal penting untuk melompat menuju target 8 persen pada 2029. Namun, untuk sampai ke sana, peningkatan produktivitas harus menjadi mesin utama pertumbuhan.

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perencanaan Pembangunan Nasional (Bippenas), Bayu Priawan Djokosoetono. Bayu menegaskan bahwa Indonesia perlu mempercepat transformasi produktivitas agar mampu mengejar negara seperti Vietnam.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Sektor industri pengolahan masih menjadi tulang punggung ekonomi dengan kontribusi 19 persen terhadap PDB nasional. Pada Kuartal IV-2025, sektor ini tumbuh 5,40 persen (yoy), sementara PMI Manufaktur Indonesia berada di level ekspansi 52,6 pada Januari 2026.

Menurut Bayu, dunia usaha siap memperkuat kapasitas produksi dan investasi. Hal itu tercermin dari pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto sebesar 6,12 persen pada Kuartal IV-2025.

"Sepanjang 2025, investasi PMDN bahkan tumbuh 26,6 persen (yoy) dan kontribusinya lebih besar dibanding PMA. Pemerintah perlu memastikan pasar domestik tetap sehat dan tidak dibanjiri produk dumping yang bisa melemahkan industri dalam negeri,” ujar Bayu, Sabtu (7/2).

Di sektor pertanian yang menjadi prioritas Asta Cita, pertumbuhan tercatat 5,14 persen pada Kuartal IV-2025 dan produktivitasnya masih menjadi tantangan. Sekitar 28% tenaga kerja berada di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, tetapi kontribusinya terhadap PDB baru sekitar 13%.

Ketua Komite Tetap Perencanaan Pangan Kadin Indonesia, Frans Tambunan, menilai modernisasi pertanian harus dipercepat melalui inovasi dan teknologi tepat guna. Optimalisasi lahan, pembukaan lahan baru, serta penguatan sektor perikanan dinilai penting untuk mendorong Indonesia menjadi lumbung pangan.

"Untuk sektor konstruksi yang berkontribusi hampir 10 persen terhadap PDB hanya tumbuh 3,81 persen pada Kuartal IV-2025. Perlambatan ini sejalan dengan moderasi belanja pemerintah yang tumbuh 4,55 persen," kata Frans.

Ketua Komite Tetap Perencanaan Ekonomi dan Moneter Kadin Indonesia, Ikhwan Primanda berkomentar dalam hal ini. Ia berharap program KUR Perumahan, renovasi 70 ribu sekolah, dapat mendorong kembali sektor konstruksi dan real estate.

Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama. Dengan kontribusi 53,88 persen terhadap PDB dan tumbuh 5,11 persen pada Kuartal IV-2025.

Namun, pertumbuhan ekspor yang hanya 3,25 persen memunculkan kekhawatiran akan potensi penumpukan stok. Terutama karena pertumbuhan industri pengolahan lebih tinggi dari konsumsi domestik.

Bayu menegaskan bahwa peningkatan Total Factor Productivity (TFP) harus menjadi fokus bersama. Berdasarkan APO Databook 2025, kontribusi TFP terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia masih nyaris nol, jauh tertinggal dari Vietnam dan Tiongkok.

“Ke depan, kita harus memastikan investasi yang masuk membawa teknologi tepat guna dan mendorong alih teknologi kepada pelaku usaha nasional. Tanpa lonjakan produktivitas, target pertumbuhan 8 persen akan sulit tercapai,” ucap dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Warga Parigi Moutong Upacara HUT ke-81 RI di Hutan Lindung

Luis Enrique Kecewa Berat! Sepak Bola Terkadang Memang Tidak Adil

Jangan Sampai Terjebak Macet! Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Karnaval Kendaraan Hias

Peringati HUT ke-81 RI, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Berkumandang Serentak di 37 Bandara InJourney Airports

Bergerak Bersama, ASDP Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

Kemensos: Pemerintah Percepat Penanganan Korban Gempa NTT

Unik! Penumpang Kereta Diajak Bentangkan Bendera 25 Meter Sambut HUT Ke-81 RI

Pemkab Bogor Siap Kirim Tenaga Medis untuk Korban Gempa NTT

Upah Pengupas Bawang Rp700.000, Hasan Nasbi: Kita Harus Merdeka dari Penjajahan Algoritma

Semarak Asian Games Aichi-Nagoya Dimulai! Obor Resmi Berangkat dari Tokyo

Purbaya: Pemerintah Siapkan Dana Rp5 Triliun untuk Tangani Bencana

Jateng Bergerak Cepat! Kirim 16 Personel dan Ribuan Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Dorong Ketahanan Pangan, Kemenperin Perkuat Mutu Industri Pupuk Lewat Standardisasi & Sertifikasi

Putri KW Bidik Hasil Maksimal di Kejuaraan Dunia 2026, Ini Targetnya

BMKG Catat 1.576 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 di Flores Hingga Senin Pagi

Putra Sulut Ukir Sejarah, Jadi Komandan Upacara Penurunan Bendera di Istana

Menteri P2MI Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Pekerja Migran

PT KAI Tekankan Keselamatan Layanan pada HUT ke-81 RI

Pemprov DKI: Tarif Khusus Transportasi Jakarta Hanya Rp8 Hari Ini

Kolonel Inf Priyo Handoyo Ditunjuk Jadi Komandan Upacara HUT Ke-81 RI, Ini Profil Selengkapnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.