Ekonomi Rakyat Digeber, Banjarmasin Siapkan 500 Kegiatan Andalan di 2026
Minggu, 08 Feb 2026, 22:25 WIBBANJARMASIN â Pemkot Banjarmasin tancap gas menyiapkan sekitar 500 kegiatan strategis sepanjang 2026 untuk menggerakkan ekonomi rakyat, dengan sektor pariwisata sebagai motor utamanya.
Langkah ini bukan sekadar ramai-ramai bikin event, tapi dirancang untuk menciptakan perputaran uang di tingkat lokalâmulai dari pelaku UMKM, pemandu wisata, hingga pekerja kreatif.
Dengan agenda yang tersebar sepanjang tahun, Pemkot berharap kunjungan wisatawan bisa lebih merata, tidak hanya musiman. Jika dikelola konsisten dan terintegrasi, strategi ini berpotensi memperkuat branding kota sekaligus memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin di Banjarmasin, Minggu (8/2), menyampaikan, sebanyak 500 event atau kegiatan tersebut ditetapkan karena bertepatan dengan hari jadi Kota Banjarmasin yang ke-500 pada 24 September 2026.
Sebagai keseriusan Pemkot Banjarmasin untuk menggaungkan 500 kegiatan tersebut secara nasional, kata Yamin, diluncurkan Calendar of Event (CoE) 2026 di kawasan Sanur, Denpasar, Provinsi Bali pada 7 Februari 2026.
Bahkan kegiatan promosi 500 kegiatan ini di tingkat nasional tersebut didukung penuh Pemerintah Provinsi Kalsel, karena untuk penguatan pariwisata daerah yang berpihak pada ekonomi masyarakat.
"Ini bukan hanya promosi. Sebanyak 500 agenda kegiatan yang kami susun adalah upaya nyata untuk mendorong perputaran ekonomi rakyat, membuka lapangan kerja dan memperkuat jati diri Kota Banjarmasin di usia ke-500,â ujar Yamin.
Menurut dia, kekayaan budaya, wisata sungai dan tradisi lokal menjadi fondasi utama dalam membangun daya tarik kota di tingkat nasional hingga internasional.
Menurut Yamin, Calendar of Event (CoE) 2026 mencakup festival wisata sungai, pasar terapung, kegiatan seni-budaya, serta promosi kuliner khas Banjar seperti soto Banjar, mie bancir, nasi kuning dan aneka olahan ikan lokal.
Seluruh agenda tersebut dirancang agar berdampak langsung terhadap pelaku UMKM, perajin, seniman, sektor perhotelan hingga transportasi.
âPariwisata harus memberi manfaat ekonomi yang merata. Pemerintah hadir memastikan setiap kegiatan tidak berhenti sebagai tontonan, tetapi menjadi sumber penghidupan masyarakat," ujarnya.
Pemilihan Bali sebagai lokasi peluncuran 500 event tersebut dinilai sebagai strategi promosi aktif untuk menjangkau pasar wisata yang lebih luas. Karena Bali jadi wajah pariwisata Indonesia di Internasional.
- Banjarmasin
- pariwisata
- pasar terapung
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pasca Lebaran, Sekretariat DPRD DKI Jakarta Gelar Cek Kesehatan Gratis Bagi Pegawai
-
Energi Mulai Pulih, tapi Ancaman Penimbunan BBM Bikin Pemerintah Harus Turun Tangan
-
Pelepasan Jenazah Personel Penjaga Perdamaian Indonesia dari Lebanon
-
Menko Pangan Pastikan KDMP Kaliori Banyumas Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Kebakaran Hanguskan Rumah Makan di Jalan Kota Bambu Selatan, Api Berhasil Dipadamkan
-
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara ke Lemhannas
-
Indeks Budaya Literasi Jakarta Mengalami Kenaikan pada 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.