LazADA di Sumatra, Kanal Khusus untuk Percepat Pemulihan UMKM Sumatra Pascabencana
Sabtu, 07 Feb 2026, 16:42 WIBJAKARTA â Lazada Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia meluncurkan kanal khusus âLazADA di Sumatraâ sebagai upaya mendukung percepatan pemulihan ekonomi di wilayah Sumatra, khususnya bagi UMKM terdampak bencana.
Kanal ini menjadi etalase terkurasi bagi produk UMKM asal Sumatra yang telah bergabung di Lazada, terutama dari Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, guna memperluas jangkauan pasar dan mendorong keberlanjutan bisnis pascabencana.
Head of Government Affairs Lazada Indonesia, Yovan Sudarma, mengatakan bencana alam berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi UMKM. Sebagai bagian dari ekosistem ekonomi digital, Lazada berkomitmen berkontribusi dalam proses pemulihan.
âKanal âLazADA di Sumatraâ dirancang untuk membantu UMKM kembali berdikari, menjangkau lebih banyak pelanggan, serta membangun kembali kepercayaan pasar terhadap produk lokal Sumatra,â ujarnya melalui siaran pers, Jumat (6/2).
Kanal khusus ini aktif sejak 6 Februari 2026, dilengkapi berbagai program promosi bagi penjual dan pelanggan. Peluncuran yang bertepatan dengan menjelang Ramadan dinilai strategis, mengingat periode Ramadan dan Idulfitri kerap menjadi puncak transaksi belanja daring.
Melalui kanal ini, UMKM mendapatkan peningkatan visibilitas produk melalui berbagai titik eksposur di aplikasi Lazada serta dukungan pemasaran terintegrasi. Sementara itu, pelanggan dimudahkan dalam mencari produk UMKM Sumatra dengan berbagai promo, termasuk voucher diskon hingga Rp50.000.
Selain promo, pelanggan juga memperoleh layanan unggulan Lazada, seperti jaminan pengiriman prioritas dan kemudahan pengembalian barang hingga 60 hari jika produk tidak sesuai pesanan.
Menteri UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, mengapresiasi kolaborasi Lazada dalam mendukung pemulihan UMKM di wilayah terdampak bencana.
âPemulihan ekonomi daerah membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, termasuk pemanfaatan platform digital untuk membuka akses pasar UMKM,â katanya.
Ia menambahkan, inisiatif ini sejalan dengan Program Klinik UMKM Bangkit yang digagas Kementerian UMKM, yang mencakup fasilitasi pembiayaan, penguatan teknis produksi, serta dukungan akses pasar bagi UMKM terdampak bencana.
Lazada menegaskan bahwa kanal âLazADA di Sumatraâ merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
âKami mengajak masyarakat untuk berbelanja produk UMKM Sumatra di Lazada. Setiap transaksi merupakan dukungan nyata bagi kebangkitan UMKM dan pemulihan ekonomi daerah,â jelas Yovan.
- E-Commerce
- lazada
- Kementerian UMKM
- Ramadan 2026
- pemulihan ekonomi
- LazADA di Sumatra
- UMKM Sumatra
- UMKM terdampak bencana
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
AVC U-18: Sempat Memimpin di Set Penentuan, Tim Bola Voli Putri Indonesia Tumbang dari Kazakstan
-
Banjir di Gorontalo Sudah Surut, Tinggalkan Gundukan Sampah
-
Resmikan Gedung Baru Labschool, Gubernur Pramono Beberkan Data Penerima KJP Plus 2026
-
DPRD dan Pemkot Bogor Bahas Raperda Rumah Susun untuk Atasi Keterbatasan Lahan dan Pertumbuhan Penduduk
-
Apa Bedanya Kopdes dengan Minimarket?
-
Bukan Sekadar Tren, KBLI Konten Kreator Dorong UMKM Digital Lebih Kompetitif
-
Pengembangan produk UMKM berbasis kearifan lokal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.