Ligue 1 Prancis: PSG Hadapi Marseille di Tengah Persaingan Ketat

Jumat, 06 Feb 2026, 09:40 WIB

PARIS, PRANCIS - Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique memperkirakan tim asuhannya akan mendapat tekanan besar pada fase akhir musim Ligue 1. Ujian itu dimulai akhir pekan ini saat rival abadi Marseille, tim yang ia sebut sulit ditebak, bertandang ke Parc des Princes, Minggu (8/2).

PSG selaku juara bertahan Eropa memang memenangi enam laga liga terakhir. Namun, dominasi mereka kini mendapat tantangan tak terduga dari Lens, yang tampil ulet, hanya terpaut dua poin di klasemen, serta baru saja melaju ke perempat final Piala Prancis.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan Paris Saint Germain vs Marseille. — Sumber: AFP

“Ini liga yang sangat sulit,” ujar Luis Enrique seusai kemenangan dramatis 2-1 atas Strasbourg pekan lalu, di mana PSG mencetak gol penentu di menit akhir meski bermain dengan 10 orang setelah Achraf Hakimi dikartu merah.

“Lens pantas berada di posisi mereka sekarang. Ini tidak akan mudah. Marseille dan Lyon juga terus membaik. Akhir musim akan sangat berat.”

PSG sempat menikmati jeda pertandingan yang jarang terjadi setelah tersingkir secara mengejutkan dari Piala Prancis. Namun, mereka harus bersiap menghadapi play-off dua leg Liga Champions kontra Monaco pada akhir Februari demi tiket ke babak 16 besar.

Marseille sejatinya juga hampir melaju ke fase gugur Eropa, sebelum sebuah rangkaian kejadian tak terduga membuat mereka tersingkir secara menyakitkan. Kegagalan itu memicu kemarahan suporter, yang memuncak pada laga Piala Prancis, Selasa lalu.

Setelah menyia-nyiakan keunggulan dua gol dalam hasil imbang 2-2 melawan Paris FC di liga akhir pekan lalu, Marseille bangkit dengan mengalahkan Rennes 3-0 di Piala Prancis. Namun, para pendukung yang kecewa membentangkan sejumlah spanduk sebagai bentuk protes atas kegagalan di Liga Champions.

“Suporter lebih cerdas dan lebih paham dari yang orang kira. Mereka hampir selalu mengatakan yang sebenarnya,” kata pelatih Marseille Roberto De Zerbi, setelah pertemuan antara pemain, manajemen, dan perwakilan suporter pada Senin.

“Mereka kecewa dengan laga melawan Brugge, dan itu wajar—itu pertandingan yang memalukan.

“Kami punya tim yang memberi kesan sangat kuat, jadi wajar jika ekspektasi tinggi. Kadang terpenuhi, kadang tidak.”

De Zerbi juga mengakui inkonsistensi timnya. “Ini tim yang aneh, sulit dipahami,” ujarnya. “Kami masih mencari kesinambungan dan konsistensi.”

Musim ini Marseille sudah dua kali menyulitkan PSG. Mereka menang 1-0 pada September, lalu hampir kembali mengalahkan tim asuhan Luis Enrique pada ajang Champions Trophy di Kuwait bulan lalu, sebelum akhirnya kalah adu penalti setelah kebobolan gol penyeimbang di masa tambahan waktu dalam hasil imbang 2-2.

PSG akan tampil tanpa Hakimi yang terkena skorsing, sementara winger Khvicha Kvaratskhelia masih diragukan karena cedera. Meski demikian, De Zerbi menegaskan Marseille harus berada di level terbaik untuk mencuri hasil.

“PSG adalah tim terkuat di Eropa,” kata De Zerbi. “Saya tidak mengatakannya hanya karena mereka juara Liga Champions. Saya benar-benar percaya itu.”

Pemain yang Patut Disorot: Ciro Immobile

Paris FC aktif pada bursa transfer musim dingin, berupaya membangun tim untuk masa depan sekaligus menghindari jerat degradasi di paruh kedua musim. Salah satu langkah besar mereka adalah mendatangkan Ciro Immobile, empat kali top skor Serie A.

Immobile melakoni debutnya sebagai pemain pengganti saat Paris FC kalah dari Lorient pada laga Piala Prancis, Rabu lalu. Penyerang berusia 36 tahun, akan berulang tahun dua pekan lagi, belum mencetak gol musim ini setelah periode yang diwarnai cedera bersama Bologna.

Meski begitu, Paris FC berharap pemenang Euro 2020 itu, yang memiliki catatan 304 gol dari 587 laga klub, masih mampu memberi dampak signifikan di level tertinggi.

Statistik Kunci

4 – Laga di mana Marseille kehilangan poin setelah kebobolan gol pada masa tambahan babak kedua

9 – Kemenangan kandang beruntun Lens di liga; mereka tak kebobolan dalam lima laga terakhir di Stade Bollaert

12 – Rangkaian laga tak terkalahkan Lorient di semua kompetisi

Jadwal Pertandingan Ligue 1 (WIB)

Jumat

Metz vs Lille (02.45 WIB)

Sabtu

Lens vs Rennes (23.00 WIB)

Brest vs Lorient (01.00 WIB)

Nantes vs Lyon (03.05 WIB)

Minggu

Nice vs Monaco (20.00 WIB)

Auxerre vs Paris FC (22.15 WIB)

Le Havre vs Strasbourg (22.15 WIB)

Angers vs Toulouse (22.15 WIB)

Paris Saint-Germain vs Marseille (02.45 WIB)

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.