Film Horor The Texas Chain Saw Massacre Diadaptasi Jadi Animasi, Tayang 2027
Rabu, 22 Jul 2026, 15:10 WIBJAKARTA -Â Film horor klasik The Texas Chain Saw Massacre akan kembali hadir dengan konsep yang berbeda. Dark Sky Films bersama Exurbia Films resmi mengumumkan tengah mengembangkan versi animasi dari film legendaris garapan Tobe Hooper tersebut yang dijadwalkan rilis pada 2027.
Adaptasi terbaru ini akan menggunakan teknik animasi rotoscoping yang dikerjakan secara manual. Metode tersebut dikenal dengan cara menjiplak rekaman gambar nyata frame demi frame untuk menghasilkan gerakan yang lebih realistis dan pernah digunakan dalam sejumlah film animasi klasik maupun modern.
Teknik rotoscoping sebelumnya diterapkan pada film-film seperti Snow White, Cinderella, The Lord of the Rings, Heavy Metal, hingga Fire and Ice. Pendekatan tersebut diyakini akan memberikan pengalaman visual baru tanpa menghilangkan nuansa mencekam yang menjadi ciri khas The Texas Chain Saw Massacre.
Direktur Animasi sekaligus Direktur Seni proyek tersebut, Paul Beck, mengatakan timnya ingin tetap menghormati warisan film orisinal yang telah menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah genre horor slasher.
"Film The Texas Chain Saw Massacre orisinal adalah mahakarya yang mengubah dunia perfilman selamanya. Tujuan kami adalah untuk menghormati warisannya dengan menghadirkan kembali film tersebut melalui seni rotoscoping gambar tangan yang tak lekang oleh waktu, memberikan penonton cara baru untuk menikmati film yang mereka kira sudah mereka kenal," ujar Paul Beck.
Meski jadwal penayangannya masih sekitar dua tahun lagi, penggemar tidak perlu menunggu hingga 2027 untuk melihat hasil pengerjaannya. Cuplikan perdana film animasi tersebut akan diperlihatkan dalam acara tahunan Texas Chain Saw Day yang digelar pada 18 Agustus mendatang.
Acara yang dipersembahkan Dark Sky Films dan Fathom Entertainment itu juga akan menampilkan proses di balik layar pembuatan film. Penonton akan mendapat kesempatan melihat bagaimana teknik animasi rotoscoping diterapkan untuk menghidupkan kembali kisah horor ikonik tersebut.
Teknik rotoscoping sendiri pertama kali diperkenalkan oleh Max Fleischer pada 1915. Hingga kini, metode tersebut masih digunakan untuk menciptakan animasi dengan gerakan yang lebih natural sekaligus menghasilkan tampilan visual yang khas.
Kehadiran versi animasi The Texas Chain Saw Massacre dinilai menjadi langkah unik dalam membawa salah satu film slasher paling berpengaruh ke medium yang berbeda. Meski dikemas dalam format animasi, film ini tetap ditujukan bagi penonton dewasa dan bukan untuk anak-anak karena mempertahankan unsur horor yang menjadi identitas waralaba tersebut.
- Film Hollywood
- Franchise
- Film adaptasi
- Texas Chainsaw Massacre
- Film Animasi
- Film Horor
- Film Thriller
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13
-
Review Film Horor 'Caveat': Rangkaian Komponen Kengerian dari Sutradara 'Hokum'
-
Pemkab Mimika Dorong Budi Daya Kepiting
-
Ancaman Kekeringan Mengintai, DKPP Kota Madiun Desak Petani Lakukan Siasat Ini
-
Pochettino Puas dengan Performa AS Meski Takluk dari Jerman Jelang Piala Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.