Mentan: Pemerintah Prioritaskan Produksi Susu Lokal
Rabu, 22 Jul 2026, 14:32 WIBBREBES â Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah akan memprioritaskan penyerapan susu produksi peternak dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap impor. Komitmen itu diwujudkan melalui pembangunan peternakan sapi perah terpadu PT Global Dairi Bersama (GDB) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Peternakan modern yang dibangun di atas lahan seluas 710 hektare tersebut memiliki kapasitas hingga 30 ribu ekor sapi perah. Kawasan itu ditargetkan mampu memproduksi sekitar 180 ribu ton susu segar per tahun atau sekitar 18 persen dari total produksi susu segar nasional.
Amran mengatakan pembangunan peternakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat swasembada susu sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Selain meningkatkan produksi, proyek itu juga diharapkan mendorong kesejahteraan peternak dan mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Dulu Presiden Soeharto, impor susu hanya 40 persen. Setelah era pasar bebas, impor terus meningkat hingga sekarang mencapai sekitar 82 persen. Karena itu Bapak Presiden Prabowo mengeluarkan kebijakan bahwa selama peternak mampu menghasilkan susu, kita tidak akan impor," kata Amran saat peletakan batu pertama pembangunan peternakan PT GDB di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Senin (20/7) lalu.
Menurut Amran, kebutuhan susu nasional diperkirakan terus meningkat seiring bertambahnya konsumsi masyarakat dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Pada 2029, kebutuhan susu nasional diproyeksikan mencapai sekitar 8,5 juta ton.
Di sisi lain, Indonesia masih mengalami defisit susu sekitar 6,72 juta ton atau 81,28 persen dari total kebutuhan nasional pada 2025. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang untuk meningkatkan produksi susu melalui investasi, pengembangan peternakan modern, dan pemberdayaan peternak rakyat.
"Saya mau buat formulasi kebijakan untuk bisa swasembada susu. Yang paling berat itu swasembada beras, tetapi kita bisa mewujudkannya. Swasembada susu juga bisa kita capai kalau semua bergerak bersama," ucap dia.
Amran menambahkan pemerintah akan membangun ekosistem industri persusuan secara menyeluruh, mulai dari penyediaan bibit unggul, pakan, layanan kesehatan hewan, penerapan teknologi, hingga kepastian pasar bagi peternak. Menurut dia, kolaborasi pemerintah, dunia usaha, petani, peternak, perguruan tinggi, dan lembaga keuangan menjadi kunci percepatan swasembada susu.
Sementara itu, CEO Savoria Group yang menaungi PT Global Dairi Bersama, Ihsan Mulia Putri, mengatakan proyek peternakan terpadu tersebut juga dirancang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Sekitar 5.000 petani lokal akan dilibatkan sebagai pemasok hijauan pakan ternak dan jagung pipil, sedangkan sekitar 8.000 peternak rakyat akan menjadi mitra pengembangan sapi perah dan usaha penggemukan ternak.
"Pembangunan peternakan terpadu PT Global Dairi Bersama di Brebes merupakan perwujudan komitmen kami untuk mendukung upaya pemerintah mewujudkan swasembada susu nasional. Kami siap berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Brebes, serta seluruh elemen masyarakat," kata Ihsan.
Ia menambahkan, dengan kapasitas 30 ribu ekor sapi perah dan target produksi 180 ribu ton susu segar per tahun, peternakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan lebih dari dua kali lipat produksi susu segar di Jawa Tengah sekaligus memperkuat pasokan susu nasional. Pemerintah berharap investasi tersebut menjadi salah satu penggerak percepatan swasembada susu dan menciptakan nilai tambah ekonomi di kawasan pedesaan. ils/I-1
- Mentan
- industri susu Indonesia
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Kekerasan Seksual di Ponpes, MUI Desak Evaluasi Relasi Kuasa Guru dan Murid di Lembaga Pendidikan
-
Pemkot Jakarta Barat Salurkan Hewan Kurban untuk Organisasi dan Pondok Pesantren
-
Pemanfaatan ruang digital untuk penjualan hewan kurban
-
Argentina Menang Meyakinkan atas Honduras, Messi Masih Disimpan Jelang Piala Dunia 2026
-
KPKP Menggelar Sterilisasi Kucing di TPHP Cengkareng
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.