Pakistan Gencarkan Operasi Pemberantasan Korupsi

Kamis, 05 Feb 2026, 23:28 WIB

ISLAMABAD - Sebanyak 216 teroris dilaporkan tewas setelah pasukan keamanan Pakistan mengakhiri operasi antiteroris di Provinsi Balochistan, Pakistan barat daya, demikian disampaikan militer negara tersebut pada Kamis.

Sebanyak 22 personel pasukan keamanan dan badan penegak hukum serta 36 warga sipil juga dilaporkan tewas dalam berbagai serangan yang dilancarkan para teroris, menurut pernyataan Departemen Hubungan Masyarakat Antarlayanan (Inter-Services Public Relations/ISPR), yang merupakan sayap media militer Pakistan.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Operasi tersebut dimulai pada 29 Januari menyusul informasi intelijen yang kredibel dan terverifikasi mengindikasikan keberadaan teroris yang menimbulkan ancaman mendesak bagi penduduk setempat.

Kemudian, sebut ISPR, pasukan keamanan berhasil menangkal serangkaian serangan yang dilancarkan kelompok terlarang Tentara Pembebasan Balochistan (Balochistan Liberation Army/BLA).

Hal itu diikuti dengan perluasan kampanye operasi berbasis intelijen di berbagai wilayah untuk membongkar sel-sel tidur teroris melalui upaya penyisiran dan sanitasi berkelanjutan, menurut pernyataan tersebut.

Sejumlah besar simpanan senjata, amunisi, bahan peledak serta peralatan lain yang berasal dari luar negeri juga berhasil diamankan dalam operasi tersebut, menurut pernyataan itu. Ant/Xinhua

  • pakistan

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.