Cegah Korupsi, Pemkot Makassar Gandeng Puspenkum Kejaksaan Agung RI
Kamis, 05 Feb 2026, 10:33 WIBPemerintah Kota Makassar bââââersama Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Puspenkum Kejagung) RI memperkuat pencegahan korupsi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas melalui penerangan hukum di Makassar, Rabu.
"Penerangan hukum ini merupakan bagian dari upaya preventif Kejagung dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, khususnya di daerah," ujar Kepala Bidang Penerangan dan Penyuluhan Hukum Puspenkum Kejaksaan Agung RI Dr Aliansyah.
Sementara Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mengapresiasi Puspenkum Kejaksaan Agung RI atas dipilihnya Kota Makassar sebagai lokus kegiatan penerangan hukum.
âKegiatan ini sangat penting dan strategis dalam memperkuat upaya pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah daerah,â ujar Aliyah Mustika Ilham.
Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa korupsi merupakan extraordinary crime yang berdampak luas, tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan daerah serta merusak kepercayaan publik.
Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara komprehensif, sistematis, dan berkelanjutan, dengan melibatkan seluruh unsur pemerintahan.
âPencegahan korupsi tidak cukup hanya dengan penindakan. Yang lebih penting adalah membangun sistem yang baik, budaya integritas, serta kesadaran hukum bagi seluruh aparatur pemerintahan,â tegasnya.
Ia berharap kegiatan penerangan hukum ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh peserta, khususnya Kepala SKPD, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan bendahara, agar memiliki pemahaman yang utuh terkait aspek hukum, potensi penyimpangan, serta langkah-langkah preventif dalam pengelolaan anggaran.
Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham juga menekankan bahwa praktik korupsi tidak hanya sebatas pencurian uang negara, tetapi mencakup penggelapan jabatan, gratifikasi, pemerasan, mark up, hingga penyalahgunaan wewenang.
Ia mengingatkan pentingnya integritas, transparansi, akuntabilitas, pemahaman aturan, serta tertib administrasi dalam setiap proses pemerintahan.
âKehadiran narasumber dari Kejaksaan Agung RI hari ini merupakan kesempatan emas. Saya meminta seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius dan tidak ragu untuk bertanya agar tidak terjebak dalam permasalahan hukum di kemudian hari,â tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat membangun ekosistem anti-korupsi yang kuat, guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan visi Makassar unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Korea Selatan Resah Usai Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik
-
Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak Penertiban, Solusi Modal Usaha agar Tak Kembali Langgar Aturan
-
Kemenperin Tegaskan Investasi Manufaktur Nasional Terus Tumbuh
-
Polda Bali Tegaskan Pulau Dewata Aman, Respons Travel Warning Korea Selatan
-
Usai OTT KPK, Aktivitas KPP Pratama dan Madya Banjarmasin Tetap Berjalan Normal
-
Gubernur Jambi Perkuat UMKM sebagai Pilar Ketahanan Ekonomi
-
Kemendagri Gandeng BPS dan BNPP Petakan 15.000 Rumah di Perbatasan Jadi Layak Huni
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.