- Home
-
- Megapolitan
-
- Normalisasi Bantaran Kali ...
Normalisasi Bantaran Kali Ciliwung, Sudin SDA Jaktim Bongkar Puluhan Bangunan di Kramat Jati
Rabu, 04 Feb 2026, 18:37 WIBJAKARTA - Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur membongkar puluhan bangunan di pinggir Kali Ciliwung Jalan Taman Harapan, RT 04, 02 dan 15, Cawang, Kramat Jati, sebagai upaya mengatasi banjir melalui normalisasi Sungai Ciliwung.
"Tinggal di RT 4 RW 3, Nomor 31, Taman Harapan Jakarta Timur. Hari ini ada pembongkaran rumah semi permanen di sini," kata salah satu warga RT 4/RW 3, Sigit Berdianto saat ditemui di Jalan Taman Harapan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/2).
Terlihat bangunan berlantai dua di sana sudah tidak ada atap. Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur memukul tembok dan atap menggunakan palu besar.
Petugas juga membongkar bangunan di bagian atas terlebih dahulu. Setelah itu, pembongkaran dilanjutkan di sisi bawah.
Sementara itu, pemilik bangunan sudah tidak ada di lokasi usai menerima uang kompensasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Sigit menyebutkan, sejak Desember 2025 lalu, penghuni bangunan di sana sudah pindah. Namun, dia tidak tahu persis nominal kompensasi dari Pemprov DKI karena para pemilik bangunan langsung pindah.
"Kalau di sini RT 04 itu ada lima bangunan, tapi totalnya di RT 04, 02 dan 15 itu kurang lebih 202 bangunan," katanya.
Menurut Sigit, di tahun 2025 sampai Januari 2026, tempat tinggal mereka lebih dari 20 kali mengalami banjir.
Terakhir, pada 30 Januari 2026 lalu, banjir di lokasi itu mencapai dua meter lebih. Namun, mereka bersama keluarga memilih bertahan di lantai dua rumahnya.
"Ya kalau saya dapat ganti rugi sih maunya pindah, sudah lelah juga puluhan tahun mengalami banjir," ujar Sigit.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek normalisasi Sungai Ciliwung terus dilanjutkan untuk meminimalisasi dampak banjir di Jakarta.
Hal ini disampaikannya saat meninjau pembebasan lahan untuk proyek normalisasi Kali Ciliwung di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (29/1).
"Kita baru saja menyaksikan dalam rangka normalisasi Sungai Ciliwung. Ini adalah bagian untuk mengatasi banjir jangka menengah yang ada di Jakarta," ujar Pramono.
Proyek normalisasi yang sempat terhenti sejak 2017 itu, kini dilanjutkan kembali dengan pendekatan yang lebih humanis. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) bekerjasama dalam proses pembebasan lahan.
Normalisasi Sungai Ciliwung ini penting dilakukan karena bisa mengurangi sekitar 40 persen dampak banjir di Jakarta. Proyek ini dibagi menjadi dua segmen utama dengan total panjang mencapai 33,69 kilometer.
Segmen I, yakni Pintu Air Manggarai hingga MT Haryono. Di segmen ini direncanakan dibangun tanggul sepanjang 14,99 km, dengan realisasi saat ini mencapai 8,24 km.
Sedangkan Segmen II, yakni MT Haryono hingga TB Simatupang. Di segmen ini rencananya dibangun tanggul sepanjang 18,7 km dengan realisasi mencapai 8,9 km.
Keseluruhan ada 33,69 kilometer di ruas Ciliwung dan realisasi yang sudah diturap 17,14 kilometer (km).
Menurut Pramono, pelaksanaan normalisasi dan pembebasan lahan di Sungai Ciliwung hingga kini berjalan baik dan lancar, tanpa adanya gejolak dari masyarakat.
Meskipun telah memberikan ganti rugi lahan masyarakat yang terdampak, Pramono juga mempersilakan masyarakat untuk menempati rumah susun (rusun) milik Pemprov DKI. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Atasi Banjir Jakarta, Sungai Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama akan Dinormalisasi
-
Siaga Idulfitri 1447 H, PLN Indonesia Power Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Nasional
-
Pemkab Tangerang Pastikan Keamanan Produk Pangan di Pasar
-
Suasana Hangat Halal Bihalal di Lanud Sjamsudin Noor, Penuh Kebersamaan dan Persaudaraan
-
Kemenkes Perbaiki Sistem Rujukan dari Faskes ke Rumah Sakit yang Sebelumnya Berjenjang, Kini Disesuaikan Kebutuhan Pasien
-
Voli TC di Tiongkok
-
Rupiah Hari Ini Tertekan Lagi! Pasar Global Gelisah, The Fed Belum Beri Kejelasan Sinyak Kebijakan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.