Pencak Silat Militer Jadi Bekal 120 Prajurit Kodam Pattimura Tingkatkan Kemampuan Tempur
Selasa, 03 Feb 2026, 19:35 WIBAMBON - Sebanyak 120 prajurit Kodam XV/Pattimura dibekali kemampuan beladiri pencak silat militer (PSM) sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.
Kapendam XV/Pattimura Kolonel Inf Heri Krisdianto di Ambon, Selasa (3/2), mengatakan pembekalan pencak silat bagi prajurit TNI tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan tempur, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam menjaga dan melestarikan budaya asli Indonesia.
âPencak silat adalah warisan budaya bangsa yang sarat dengan nilai-nilai kesatria, disiplin, dan pengendalian diri. Bagi prajurit, penguasaan pencak silat bukan hanya kebutuhan bela diri, tetapi juga bentuk tanggung jawab dalam menjaga jati diri dan budaya nasional,â kata dia.
Menurut dia, penguasaan pencak silat penting bagi prajurit karena bela diri ini mengajarkan keseimbangan antara kekuatan fisik, ketahanan mental, serta nilai-nilai moral dan etika.
Hal tersebut sejalan dengan karakter prajurit TNI yang profesional, tangguh, dan berwawasan kebangsaan.
âMelalui pencak silat militer, prajurit dibentuk menjadi sosok yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kepekaan budaya, semangat nasionalisme, serta kesiapan menghadapi berbagai situasi tugas di lapangan,â ujarnya.
Saat ini, para prajurit Kodam XV/Pattimura itu sedang mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) PSM dari sabuk putih ke kuning.
Kegiatan UKT tersebut bagian dari program pembinaan satuan yang dilaksanakan selama periode 2 hingga 20 Februari 2026 dan dibagi dalam tujuh gelombang.
Materi yang diuji dalam UKT meliputi sikap dasar, teknik serangan, teknik pertahanan, jurus PSM, serta pembelaan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian ujian dengan disiplin tinggi dan menjunjung faktor keamanan.
Ketua Tim Penguji selaku Paur Kasjas Jasdam XV/Pattimura Letda Inf Hasrudin menyampaikan bahwa ujian kenaikan tingkat ini bertujuan memperkuat ketangkasan fisik dan mental prajurit, sekaligus memastikan setiap personel memiliki kemampuan bela diri yang memadai sebagai pendukung pelaksanaan tugas pokok.
Dia mengharapkan seluruh prajurit semakin profesional, berkarakter ksatria, serta mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus melestarikan budaya bangsa. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Sistem Apartemen Mulai Diterapkan dalam Pemakaman
-
Pencak Silat Kembali Raih 2 Emas di Hari Terakhir SEA Games 2025
-
Pemprov Optimistis Ekonomi Dapat Tumbuh 5 Persen
-
Iran Kecam Penerapan Kembali Sanksi PBB atas Program Nuklirnya
-
Presiden Prabowo Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Program Konservasi Lingkungan dengan Inggris
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet Hingga Dua Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026
-
Dua Rute Transjabodetabek Baru Segera Beroperasi: Blok M–Soetta dan Cawang–Jababeka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.