Kepri Pasang Target Tinggi, Kunjungan 2,7 Juta Wisman Dibidik pada 2026
Selasa, 03 Feb 2026, 19:00 WIBTANJUNGPINANG â Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan neraca transaksi berjalan.
Wisman berkontribusi langsung terhadap devisa, penciptaan lapangan kerja, serta perputaran ekonomi di sektor pendukung seperti transportasi, akomodasi, dan UMKM.
Di tengah ketidakpastian global, pariwisata juga berfungsi sebagai sumber pertumbuhan yang relatif cepat dan berbasis konsumsi.
Namun, keberlanjutan peningkatan wisman sangat bergantung pada kualitas destinasi, konektivitas, serta kepastian keamanan dan layanan.
Tanpa perbaikan menyeluruh pada aspek-aspek tersebut, lonjakan kunjungan berisiko bersifat sementara dan tidak memberikan dampak ekonomi yang optimal.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menetapkan target 2,7 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2026, atau melampaui target pencapaian 2025 yang sebanyak 2 juta kunjungan.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan mengatakan target kunjungan wisman 2026 akan dicapai melalui penguatan promosi, peningkatan kualitas destinasi, serta penyelenggaraan berbagai event berskala nasional dan internasional.
"Tahun ini, Kepri juga ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan nasional Wonderful Indonesia Wellness oleh Kementerian Pariwisata yang akan dilaksanakan di Pulau Bintan, meliputi wilayah Tanjungpinang dan Bintan,â kata Hasan di Tanjungpinang, Selasa.
Selain itu, kata dia, Kepri turun mendapatkan dukungan agenda wisata dari Kementerian Pariwisata melalui program Kharisma Event Nusantara (KEN), berupa Jong Race Festival di Kabupaten Bintan dan Kenduri Seni Melayu di Kota Batam.
Ajang tersebut akan diperkuat dengan kegiatan pendukung, seperti Penyengat Heritage serta Kepri International Art & Culture 2026.
"Dengan rangkaian event ini, kami optimistis pariwisata Kepri akan terus tumbuh dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat," ujarnya.
Hasan menambahkan jumlah kunjungan wisman Kepri sepanjang tahun 2025 berdasarkan data BPS, mencapai 2.027.037 kunjungan atau tumbuh sebesar 21,59 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 1.667.081 kunjungan.
Selain wisman, jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, kunjungan wisnus tercatat sebanyak 4.294.670 perjalanan, tumbuh 22,99 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 3.491.947 perjalanan.
Hasan juga memaparkan secara khusus pada Desember 2025, kunjungan wisman mencapai 247.024 kunjungan atau naik sebesar 56,97 persen. Sementara itu, kunjungan wisnus tercatat sebanyak 378.494 perjalanan atau meningkat 6,59 persen.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada periode itu mencapai 56,96 persen atau naik 2,42 poin dibandingkan periode sebelumnya.
âPertumbuhan ini mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan wisatawan terhadap Kepri sebagai destinasi unggulan, baik untuk wisatawan mancanegara maupun domestik,â ungkapnya.
Lebih lanjut Hasan menyebutkan total pengeluaran wisatawan di Kepri sepanjang tahun 2025 mencapai Rp22 triliun. Angka ini menunjukkan kontribusi besar sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah sekaligus devisa negara.
"Ini menjadi bukti bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah,â demikian Hasan.
- Kunjungan Wisman
- Pemprov Kepri
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kunjungan wisman periode Januari-April 2026 di Indonesia
-
Purbaya Rombak Formasi, Ratusan Pegawai Anggaran Dialihkan ke Pajak
-
Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia
-
Dewas KPK Tindaklanjuti Pengaduan Soal Pengalihan Status Penahanan Yaqut Cholil Qoumas
-
Instruksi Wamendagri Ribka Haluk: RS di Papua Wajib Terapkan Standar Pelayanan Minimal
-
Masyarakat Badui Siap Gelar Tradisi Seba di Lebak, Ungkapan Syukur Hasil Panen
-
Jepang Gabung Spanyol dan Jerman di Piala Dunia Basket Putri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.