Manchester City Percaya Diri Atasi Tottenham Hotspur
Jumat, 30 Jan 2026, 06:46 WIBLONDON - Tottenham Hotspur dan Manchester City akan saling berhadapan dalam laga besar akhir pekan ini. Pertandingan ini seringkali tak pernah berjalan sesuai dengan skenario dan hampir selalu menghadirkan drama. Pertandingan yang akan digelar di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (1/2) itu, kembali menjanjikan intensitas tinggi, emosi, serta pertarungan detil yang kerap menjadi penentu di papan atas Liga Inggris.
Bagi Tottenham, laga ini datang di saat yang krusial. Spurs menyambut City dengan keyakinan bahwa mereka termasuk sedikit tim yang dalam beberapa musim terakhir mampu mengganggu dominasi The Citizen. Di tengah kebisingan isu di luar lapangan yang kian menguat dari pekan ke pekan, pertandingan ini menjadi panggung ideal bagi The Lilywhites (julukan Tottenham) untuk meredam keraguan dan memulihkan kepercayaan diri pada fase penting musim ini.
Sebaliknya, Manchester City datang dengan aura kontrol dan kelas yang sudah menjadi ciri khas mereka. Tim asuhan Pep Guardiola dibekali penguasaan bola tanpa henti, efisiensi yang kejam, serta kedalaman skuad yang mampu mengubah momen singkat menjadi rangkaian gol penentu kemenangan. Namun, City juga menunjukkan sejumlah retakan dalam beberapa penampilan terakhir, sebuah sinyal yang perlu segera dibenahi bila mereka ingin kembali menegaskan otoritas.
Atmosfer panas dipastikan menyelimuti stadion kebanggaan Tottenham. Dengan talenta elite tersebar di kedua tim, laga ini diyakini akan ditentukan oleh margin yang sangat tipis. Satu kesalahan, satu momen kecemerlangan individu, atau satu penyesuaian taktik bisa mengubah arah pertandingan.
Tekanan besar kini berada di pundak Thomas Frank. Meski sempat menunjukkan tanda-tanda perbaikan di awal masa jabatannya, pelatih asal Denmark itu berada dalam sorotan tajam beberapa pekan terakhir. Dia bahkan disebut-sebut sedang mempertaruhkan masa depannya. Lima laga terakhir memperlihatkan Spurs kesulitan menemukan ritme dan konsistensi, sehingga kehilangan poin-poin berharga.
Kekalahan telak dari Aston Villa di Piala FA menjadi salah satu penampilan terburuk Spurs di era Frank. Di kandang melawan West Ham, mereka gagal memaksimalkan peluang meski mendominasi, sebelum akhirnya kebobolan di menit akhir. Setelah tiga kekalahan beruntun, Spurs bangkit di Liga Champions dengan menundukkan Borussia Dortmund melalui permainan disiplin dan agresif. Namun, hasil imbang kontra Burnley, tim yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi, kembali menjadi kesempatan yang terbuang.
âSetiap pertandingan sekarang adalah ujian karakter,â ujar Thomas Frank. âKami tahu posisi tim belum ideal, tetapi anak-anak merespons positif di ruang ganti. Melawan Manchester City, Anda harus berani, disiplin, dan percaya pada proses. Ini momen bagi kami untuk menunjukkan siapa Tottenham sebenarnya,â tandas Frank.
Dari sisi skuad, Spurs masih dihantui cedera. Lucas Bergvall harus menepi dua hingga tiga bulan akibat cedera pergelangan kaki. Ben Davies juga absen dua bulan setelah menjalani operasi serupa, sementara Rodrigo Bentancur baru memulai pemulihan pascaoperasi hamstring dan diperkirakan kembali pertengahan April.
Pegang Kendali
Manchester City sendiri menghadapi hambatan jangka pendek yang lebih terasa sebagai pola musiman ketimbang tanda kemunduran. Dominasi mereka tetap utuh, terlebih dengan Pep Guardiola, yang kerap disebut sebagai pelatih terbaik dunia, masih memegang kendali di pinggir lapangan.
Hasil City jelang laga ini memang beragam: kemenangan meyakinkan atas Newcastle di St Jamesâ Park diikuti kekalahan menyakitkan dari Manchester United di derby. Di Liga Champions, City takluk dari Bodo Glimt dalam laga yang memperlihatkan tumpulnya lini depan. Namun, kembali ke Etihad, mereka menegaskan kelas dengan kemenangan dominan atas Wolves dan Galatasaray.
âTottenham selalu menjadi lawan yang sulit, terutama di stadion ini,â kata Guardiola. âKami harus mengontrol permainan sejak awal, bermain dengan intensitas tinggi, dan tidak memberi mereka ruang. Musim ini panjang, dan konsistensi adalah kuncinya jika kami ingin terus menekan Arsenal di puncak klasemen,â tambah Guardiola.
City masih menunggu kembalinya Ruben Dias yang diperkirakan pulih dari cedera hamstring akhir bulan depan. Josko Gvardiol harus absen hingga Mei akibat cedera pergelangan kaki serius. Sedangkan Savinho berharap bisa kembali sebelum akhir bulan depan.
Dengan kepercayaan diri yang mulai pulih dan ambisi besar untuk tetap berada dalam perburuan gelar, City datang dengan target jelas. Namun bagi Tottenham, laga ini lebih dari sekadar tiga poin: ini adalah upaya merebut kembali keyakinan, stabilitas, dan arah masa depan. ben/AFP/G-1
- Manchester City
- Tottenham Hotspur
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Diburu Madrid dan Bayern, Josko Gvardiol Dipagari Kontrak Baru oleh Manchester City
-
Liga Inggris: Arsenal Berpeluang Perlebar Jarak dari Manchester City di Puncak Klasemen
-
Ribuan Umat Memenuhi Istiqlal, Wapres Hadir Bersama Keluarga
-
Manchester City Hantam Arsenal 2-0 untuk Juarai Piala Liga Inggris
-
Guardiola Yakin Marmoush Punya Peran Penting dalam Perburuan Gelar Manchester City
-
Duduk di Saf Terdepan Huntara, Prabowo Pilih Lebaran Bareng Korban Bencana Aceh
-
Allegri Redam Isu Latih Timnas Italia, Fokus Bawa Milan ke Liga Champions
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.