Viral! Pria Asal Sumsel Kelaparan Ditemukan Meninggal di Cilacap, Kemensos Dampingi Keluarganya
Kamis, 29 Jan 2026, 20:01 WIBJAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan pendampingan sosial-ekonomi kepada keluarga Randika (28), warga asal Sumatera Selatan, yang sempat viral setelah ditemukan meninggal dunia dan disebut kelaparan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam keterangan di Jakarta, Kamis (29/1), mengatakan bahwa pendampingan yang diberikan untuk membantu keluarga bangkit dan menata kembali kehidupan setelah peristiwa tersebut.
âPendampingan itu penting. Kita ingin betul-betul membantu keluarga untuk bangkit. Tidak sekadar memberi bantuan, tapi juga mendampingi supaya ada jalan untuk memperbaiki hidup ke depan,â kata dia.
Peristiwa meninggalnya Randika sempat menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial karena disebut meninggal akibat kelaparan. Namun Kementerian Sosial mengkonfirmasi berdasarkan hasil pemeriksaan medis, yang bersangkutan diketahui meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.Â
"Hasil pemeriksaan menyimpulkan diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya," kata dia.
Pendampingan dilakukan setelah jajaran sentra dan petugas lapangan Kementerian Sosial menelusuri keberadaan keluarga Randika di Kota Palembang, Sumatera Selatan, dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat.Â
Kementerian Sosial menilai pendampingan diperlukan agar keluarga yang menghadapi situasi sulit dapat kembali menjalani kehidupan secara lebih baik.
Adapun ibu kandung Randika, Rina Susanti, tinggal di rumah kontrakan di Kabupaten Bogor bersama adik tiri korban bernama Citra. Â
Rina yang berstatus sebagai orang tua tunggal menjalankan usaha jasa binatu kecil-kecilan dengan penghasilan terbatas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, adik kandung Randika bernama Nadya telah berkeluarga dan mengontrak rumah tidak jauh dari kediaman Rina. Kondisi ekonomi Nadya juga sedang tidak stabil setelah suaminya mengalami pemutusan hubungan kerja.Â
Berdasarkan hasil asesmen, Kementerian Sosial menyiapkan sejumlah langkah intervensi lanjutan, antara lain pendampingan keluarga melalui Sentra Galih Pakuan di Bogor, pengusulan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kewirausahaan untuk penguatan usaha penatu ibu kandung Randika, serta bantuan usaha warung makanan bagi adik kandung Randika. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Pertamina Patra Niaga Bergerak Lebih Fleksibel dengan Inovasi Block Mode
-
BPS Catat Inflasi Jatim Sepanjang 2025 Sebesar 2,93 Persen
-
Menhan AS: Operasi Militer ke Suriah Balas Serangan ISIS
-
Sri Sultan Dorong Penegakan ODOL Berbasis Edukasi dan Keadilan
-
Warga Jakarta Catat Tanggalnya, Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng Bakal Pecah, Ada Apa Saja?
-
DKI beri sanksi ke petugas bila abaikan aduan di aplikasi JAKI
-
Donald Trump Sebut Demokrat Ingin Hancurkan Amerika Serikat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.