Sudah Tidak Ada Wilayah yang Terisolasi Total di Gayo Lues

Kamis, 29 Jan 2026, 22:40 WIB

Gayo Lues, Aceh - Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0113/Gayo Lues Letnan Kolonel Artileri Medan Fran Desiapan Eka Saputra mengatakan saat ini sudah tidak ada wilayah yang terisolasi total di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pascabencana akhir November 2025.

“Kalau terisolir total sudah tidak ada,” kata Fran kepada ANTARA saat ditemui di lokasi pembangunan hunian sementara (huntara) di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis.

Ket. Foto: Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0113/Gayo Lues Letnan Kolonel Artileri Medan Fran Desiapan Eka Saputra menjawab pertanyaan ANTARA di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis (29/1/2026). — Sumber: Antara

Dia menjelaskan wilayah yang sebelumnya terisolasi karena jembatan rangka baja yang dahulunya menjadi penyambung mobilitas telah hanyut, kini sudah dibuatkan jembatan darurat hasil kerja sama masyarakat, TNI, dan Polri.

Selain itu, Fran mengatakan TNI Angkatan Darat juga sudah membangun jembatan perintis untuk menggantikan jembatan darurat. Sebab, jembatan darurat yang digunakan warga masih belum bisa dilewati kendaraan besar.

Jembatan perintis, imbuh dia, merupakan penghubung yang dapat dilalui kendaraan bermotor sementara menunggu jembatan permanen akan dibangun. Jembatan ini bertujuan mempermudah aktivitas masyarakat.

“Yang sudah kemarin kami selesai di Putri Betung ada dua; di Palok sendiri ada satu yang sudah jadi; kemudian yang di Tripe Jaya ini sekarang ada dua sedang proses, sedang kita kerjakan,” tuturnya memerinci jumlah jembatan perintis yang dibangun TNI.

Bersamaan dengan itu, TNI AD sudah memulai survei lapangan berkaitan dengan rencana pembangunan jembatan aramco dan bailey di Gayo Lues.

Dia pun mengatakan sejak banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah itu, TNI AD berkomitmen agar tidak ada desa yang terisolasi terlalu lama.

“Kami dari TNI punya prioritas untuk menghubungkan sementara, secara darurat, sehingga kita berusaha dengan bekerja sama dengan tim vertical rescue, dengan BNPB dan dari Angkatan Darat sendiri mengadakan untuk program pembuatan jembatan perintis,” ujarnya.

Ia mengakui keterbatasan alat berat karena akses jalan yang masih sulit begitu bencana terjadi merupakan kendala utama untuk memulihkan infrastruktur Gayo Lues. Sebab, kabupaten yang terdiri atas 11 kecamatan ini berlokasi di jantung pegunungan.

“Begitu jalan dari Aceh Tengah ke Gayo Lues terputus, Gayo Lues ke Aceh Tenggara terputus, itu kita terisolir untuk logistiknya, termasuk terisolir untuk mobilitas,” ucap Dandim.

"Pertengahan Januari ini baru terbuka yang dari Kutacane (ibu kota Aceh Tenggara) sehingga barulah kemarin itu ada tiga alat berat TNI yang masuk dari Kasad, kemudian kemarin sore dari BPJN (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional) itu dua ekskavator juga sudah datang, rencana kita akan gerakkan semuanya untuk membantu percepatan pemulihan akses jalan,” imbuhnya.

Kendati sudah tidak ada wilayah yang terisolasi total, Fran mengatakan masih ada akses jalan ke sejumlah wilayah di Gayo Lues yang terbilang sulit, seperti ke Kecamatan Pining.

“Kecamatan Pining sampai sekarang kami masih mengusahakan untuk bisa terbuka akses jalannya. Memang sudah terbuka, tetapi masih terbatas untuk muatan yang bisa dimuat. Jadi, sampai sekarang untuk akses Pining itu masih baru bisa kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat yang double gardan,” katanya.

Keterbatasan akses, sambung Dandim, menyebabkan pengiriman material untuk memperbaiki infrastruktur di Pining menjadi terkendala.

  • pascabencana banjir

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.