Penyaluran Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Kamis, 05 Mar 2026, 22:07 WIB

Banda Aceh - Serikat Pekerja Nasional (SPN) bekerja sama dengan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI menyalurkan bantuan bahan pokok bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, dan diprioritaskan untuk masyarakat yang masih bertahan di tenda pengungsian.

"Kami berharap bantuan yang tidak seberapa ini dapat meringankan beban saudara-saudara kami di Aceh Tamiang," kata perwakilan Serikat Pekerja Nasional (SPN), Asep Saefulloh di Aceh Tamiang, Kamis.

Ket. Foto: Warga menerima bansos paket sembako dari SPN dan BAIS TNI yang difokuskan kepada korban banjir yang masih menempati tenda darurat berlokasi di bawah/kolong jembatan Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Kamis (5/3/2026). — Sumber: Antara

Bantuan untuk masyarakat terdampak bencana tersebut disalurkan melalui koordinator yang telah ditunjuk, yakni ​Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Syaiful Bahri.

Untuk proses pendistribusian melibatkan personel dari Batalyon Infanteri 111/Karma Bhakti di bawah arahan Danyon serta berkoordinasi dengan pihak Camat, Koramil, dan Polsek setempat agar bantuan tepat sasaran.

Saefulloh menyatakan bantuan ini merupakan hasil donasi para pekerja dan buruh di seluruh Indonesia. Meski menempuh perjalanan darat selama empat hari dari Jakarta, pihaknya berkomitmen hadir langsung untuk melihat kondisi masyarakat di Aceh.

​"Ini adalah wujud kemitraan kami dengan BAIS TNI dan Dewan Perwakilan Rakyat di daerah untuk membantu sesama," ujarnya.

Sementara itu, selaku koordinator, Syaiful Bahri menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari elemen buruh dan TNI terhadap kondisi masyarakat pascabanjir, terutama menjelang hari raya Idul Fitri.

​"Kami memprioritaskan distribusi bagi warga yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsian, seperti di Desa Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang dan Desa Kampung Durian di Kecamatan Rantau," kata Syaiful Bahri.

Adapun ​bantuan yang disalurkan tersebut terdiri atas beras 568 paket (kemasan 5 kg), ​minyak goreng 650 botol, ​susu kental manis 750 kaleng, ​tepung tapioka 550 bungkus, ​gula pasir 600 bungkus, teh celup 600 kotak dan mie instan 350 karton/dus.

​"Sistem distribusinya langsung door to door ke penerima, tidak menumpuk di satu titik desa. Kami ingin memastikan warga yang benar-benar membutuhkan mendapatkan haknya," ujar purnawirawan TNI itu.

​Sementara itu, Ketua Majelis Duduk Setikar Kampung (MDSK) Desa Kota Lintang M Faisal alias Ucok mengapresiasi atas bantuan tersebut, mengingat masih banyak warga yang terpaksa merayakan Lebaran nanti di tenda pengungsian maupun tenda di bawah kolong jembatan, karena rumah mereka belum layak huni pascabanjir.

"Kami sangat berterima kasih kepada SPN dan BAIS TNI yang telah bersimpati kepada warga kami. Paket sembako ini sangat berarti sekali kepada warga kami dalam kondisi penuh kekurangan seperti saat ini," kata Faisal.

  • pascabencana banjir

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.