Kemendag: Pemerintah Pastikan Stok Bahan Pangan Aman Jelang HKBN
Kamis, 29 Jan 2026, 20:00 WIBJAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan ketersediaan bahan pangan strategis dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, mengatakan seluruh barang kebutuhan pokok nasional tidak mengalami kendala pasokan.
Komoditas tersebut meliputi bawang putih, minyak goreng, telur ayam ras, cabai, serta daging ayam.
âBerdasarkan hasil rapat koordinasi, ketersediaan semua barang kebutuhan pokok tidak ada masalah,â ujar Iqbal usai rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga terkait kesiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) di Jakarta, Kamis (29/1).
Terkait bawang putih, Iqbal memastikan seluruh persetujuan impor telah diterbitkan. Ia menyebut bawang putih impor dijadwalkan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada akhir Januari atau awal Februari 2026.
âSeharusnya minggu-minggu ini. Kalau barangnya sudah ada, otomatis harga akan turun dan sesuai harga acuan,â kata dia.
Untuk minyak goreng, Iqbal menyampaikan produsen wajib menyalurkan minimal 35 persen produksi Minyakita kepada Bulog dan ID FOOD. Ketentuan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat.
Ia mencatat harga Minyakita secara nasional mulai menunjukkan tren penurunan. âRata-rata nasional sebelumnya Rp16.800, sekarang sudah turun menjadi Rp16.500,â ujar dia.
Sementara itu, stok telur ayam ras disebut berada dalam kondisi surplus. Pemerintah telah memfasilitasi penyaluran telur kepada offtaker guna menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar.
Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut total stok cadangan beras pemerintah saat ini mencapai 3,25 juta ton. Bahkan Perum Bulog juga menyiapkan sebanyak 1 juta ton beras kualitas premium untuk kebutuhan ekspor.
Rizal mengatakan pihaknya juga sudah mulai menawarkan beras Indonesia ke negara-negara ASEAN. Namun, Ia memastikan rencana ekspor tersebut tidak akan mengganggu kebutuhan dalam negeri, termasuk menghadapi HKBN 2026.
"Kalau kita stokkan 1 juta ton, masih sisa 2,5 juta ton. Jadi stok untuk Imlek terus kemudian masuk Ramadan, Ramadan baru Lebaran, kami yakinkan aman," ujar dia. ils/I-1
- Stok Pangan
- Kemendag
- Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN)
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Praktisi Ungkap Fenomena "Brain Drain" Ancam Bonus Demografi Indonesia Berkelanjutan
-
Investasi Triliunan Masuk KEK, Tapi Warga Masih Sepi Kerja! DPR: Ini Gagal!
-
Duel Penjaga Gawang Jadi Kunci Final Piala Dunia 2026: Unai Simon vs Emiliano Martinez
-
Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
-
Dekranasda Banda Aceh Gelar Pelatihan Bordir untuk Tembus Pasar Internasional
-
Kemendag: Harga Patokan Ekspor Emas Naik Seiring Peningkatan Permintaan Global
-
Wimbledon 2026: Arthur Fery Kejar Final Impian di Hari Ulang Tahun, Djokovic Tantang Sinner
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.