Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jakarta Utara Prioritaskan Antisipasi Rob lewat Tata Air 2026

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 10:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Jakarta Utara Prioritaskan Antisipasi Rob lewat Tata Air 2026 Doc: ANTARA
Ket. Banjir yang melanda RW 04 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (23/1/2026).

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara (Jakut) memprioritaskan upaya antisipasi banjir rob melalui penguatan sistem tata air yang akan dilaksanakan sepanjang 2026.

"Pada tahun 2026 nanti, akan ada pembangunan infrastruktur tata air di wilayah Jakarta Utara. Wilayah ini menjadi salah satu fokus utama pembangunan oleh Dinas SDA (Sumber Daya Air) Provinsi DKI Jakarta pada 2026," kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat di Kantor Walikota Jakarta Utara, Rabu (28/1).

Dia menyebutkan rencana pembangunan infrastruktur tata air tersebut sangat penting sebagai upaya perlindungan wilayah dan masyarakat dari ancaman banjir dan rob yang kerap terjadi.

"Kegiatan sosialisasi rencana pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana tata air kita sudah lakukan, karena ini penting untuk kita perhatikan bersama, menyangkut upaya perlindungan wilayah dan masyarakat dari banjir," ujar Hendra.

Sosialisasi tersebut menghadirkan Kepala Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum.

Menurut Hendra, sosialisasi itu bertujuan memberikan gambaran menyeluruh terkait rencana pengendalian banjir dan rob, khususnya di wilayah Jakarta Utara yang selama ini dikenal rawan genangan dan banjir pesisir.

Dia pun berharap seluruh program dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Semoga seluruh perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ini berjalan tepat waktu dan membawa manfaat bagi warga Jakarta Utara," ucap Hendra.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemkot Jakarta Utara juga berharap agar sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan masyarakat semakin kuat dalam menghadapi tantangan banjir dan rob secara berkelanjutan.

Dalam paparannya, Ika menjelaskan pengendalian banjir dan rob di Jakarta Utara dilakukan secara terintegrasi.

Upaya tersebut dimulai dari memperkuat tanggul, pembangunan dan peningkatan rumah pompa, serta pengembangan sistem polder yang saling terhubung.

"Pengendalian banjir di Jakarta Utara tidak bisa dilakukan secara parsial. Kita lakukan secara menyeluruh melalui pembangunan tanggul, peningkatan kapasitas pompa, dan sistem tata air yang terintegrasi," jelas Ika.

Sejumlah program strategis yang direncanakan, antara lain penguatan tanggul Kali Cakung Lama sepanjang sekitar 2,4 kilometer, pembangunan dan peningkatan rumah pompa Bulak Cabe, Pegangsaan Dua, Cilincing KBN, IKIP, serta peningkatan kapasitas Rumah Pompa Ancol.

Selain itu, Dinas SDA DKI juga mengembangkan sistem polder di kawasan Kelapa Gading, Sukapura, Pegangsaan Dua, Semper, serta Cilincing guna menekan potensi genangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Indonesia Tertinggal 0-2 dari Tiongkok

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Tertinggal 0-2 da...
Olahraga
Atlet Angkat Besi Saatnya U...
Megapolitan
Enam Desa Wisata Ditetapkan...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.