Wamentrans: Ekspedisi Patriot Jadi Kunci Tangani Bencana di Sumatera

Selasa, 27 Jan 2026, 18:55 WIB

JAKARTA – Tim Ekspedisi Patriot diposisikan sebagai instrumen strategis dalam memperkuat kehadiran negara di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal.

Melalui pendekatan lintas sektor, tim ini tidak hanya menjalankan misi simbolik kebangsaan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pemetaan persoalan riil di lapangan, mulai dari akses infrastruktur, layanan dasar, hingga kondisi sosial masyarakat.

Ket. Foto: Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (UI) rekomendasikan model kolaborasi kelembagaan ekonomi. — Sumber: ANTARA/HO-Humas UI

Keberadaan Tim Ekspedisi Patriot dinilai penting untuk menjembatani kesenjangan informasi antara pusat dan daerah, sehingga kebijakan pembangunan dapat disusun lebih berbasis kebutuhan aktual serta memperkuat integrasi nasional secara berkelanjutan.

Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menegaskan peran strategis Tim Ekspedisi Patriot dalam mendukung penanganan tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir 2025.

Ia mengatakan dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (27/1), keberadaan tim tersebut dinilai menjadi perpanjangan tangan Kementerian Transmigrasi dalam memastikan data lapangan dan kebutuhan warga transmigran tetap terpantau di tengah keterbatasan akses.

"Kami menganggap adanya tim ekspedisi patriot sebagai blessing in disguise. Saat mereka seharusnya segera melakukan evakuasi dari lokasi bencana, namun para Tim Ekspedisi Patriot justru menjadi perpanjangan tangan Kementerian Transmigrasi dalam masa tanggap bencana," ucapnya.

Lebih lanjut, Wamentrans menyampaikan, dari tiga provinsi terdampak bencana, kawasan transmigrasi yang mengalami dampak langsung hanya berada di dua wilayah, yakni Provinsi Aceh dan Sumatera Barat.

Dia mencontohkan peranan dari Tim Ekspedisi Patriot dalam pengumpulan data. Saat sebelum bencana terjadi, pihaknya tengah melakukan koordinasi untuk menghadiri kegiatan panen raya kopi gayo di kawasan transmigrasi Ketapang Nusantara, Aceh Tengah.

Namun, kondisi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari sebelumnya memaksa perubahan prioritas, menyusul laporan Tim Ekspedisi Patriot terkait memburuknya situasi di lapangan.

Sejumlah anggota Tim Ekspedisi Patriot yang berada di lokasi melaporkan kawasan tempat tinggal mereka terendam banjir dengan arus cukup deras sehingga mobilitas menjadi sangat terbatas.

Menyikapi laporan tersebut, kata dia, Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara menginstruksikan seluruh tim agar tetap waspada, menjaga kesehatan, serta mengutamakan keselamatan diri.

Setelah koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan BNPB, serta dibukanya kembali akses penerbangan ke Aceh, jajaran Kementerian Transmigrasi menuju Sumatera untuk meninjau langsung kondisi kawasan transmigrasi terdampak di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Wamentrans menuturkan, kondisi banjir yang melanda wilayah tersebut mengakibatkan banyak akses jalan terputus dan sejumlah daerah terisolasi akibat luapan sungai.

Pemerintah, kata dia, tidak menunggu terbukanya jalur darat dan langsung membuka jalur bantuan dengan menurunkan bantuan kesehatan berupa obat-obatan dan vitamin yang dibawa dari Jakarta untuk warga transmigran di Kabupaten Bener Meriah.

Menurut dia, Kementerian Transmigrasi juga berkoordinasi dengan Tim Ekspedisi Patriot yang saat itu tengah membantu pemerintah daerah mendata kebutuhan warga transmigran terdampak banjir, serta berhasil membangun pusat informasi.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.